Diskusi IdeaMoeKrasi Mahasiswa ProAD RRI Gebrak dan WartaKepri.co.id

297

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – ProAD Intermedia bekerjasama dengan Gerakan Bersama Rakyat (Gebrak), Media online www.Warta Kepri.co.id dan RRI pro 1 dan pro 2┬áBatam, menggelar diskusi dengan tema IdeaMoeKrasi Never Stop Learning Satukan Tekad Demi Perubahan dan Pembebasan, di Aula Asrama Haji Kota Batam, Sabtu (4/6/2016).

Menghadirkan 30 orang Mahasiswa/i dari sejumlah Universitas dikota Batam, yakni diantaranya adalah Unrika dan Universitas Ibnu Sina, termasuk dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Batam.

Perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Dedy Suwadha yang sekaligus Pemimpin Redaksi Media Online Wartakepri.co.id, hadir sebagai pembicara mengusung tema tentang bagaimana cara menulis opini dan menganalisis dibalik sebuah berita.

Disamping itu, juga hadir dari Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging sebagai nara sumber yang membawakan tema manajemen aksi dihadapan seluruh mahasiswa yang datang dalam kegiatan tersebut.

PKP HIMALAYA

Pada kesempatan itu, terlihat antusias dari segenap Mahasiswa/i yang hadir dalam mengikuti jalannya acara. Sebelum mendengarkan pemaparan dari nara sumber, panitia penyelenggara terlebih dahulu menyuguhkan tontonan video rezim kediktatoran pemerintahan Soeharto kepada seluruh Mahasiswa/i yang ada.

Ketua Panitia Magid dri ProAD Intermedia menjelaskan kegiatan ini pertama dilakukan dan akan digelar dengan jangka waktu tertentu. Harapan, kawan-kawan mahasiswa menfaatkan kegiatan ini untuk bisa menciptakan ide-ide baru, terutama sebagai kontrol sosial dilingkungan kampus dan masyarakat sekitarnya.

” Tidak saja kuat dalam organisasi, kawan-kawan mahasiswa juga harus bisa berpikir dan menuangkan ide-ide kritis mereka dalam sebuah tulisan. Tentu, dengan tulisan akan lebih banyak dimengerti masyarakat, selain melakukan pergerakan. Oleh itu, peran wartawan yang mengisi acara dan politisi, hendaknya dapat memberikan gambaran awal bagaimana cara menulis opini,”ujar Magid.

Sementara itu, Dedy Suwadha dalam materinya, menjelaskan tentang membuat sebuah opini yang sederhana dan mudah dipahami pembacara.

” Banyak macam dan gaya dan truktur untuk seseorang untuk menulis. Mulai diawal pemertaan masalah apa yang mau dikritisi. Setelah dapat ide, lalu coba dengan memulai dengan judul apa. Setelah munculkan kondisi kekinian yang terjadi, serta komentar tokoh dari ide masalah yang akan ditulis. Setelah itu, munculkan data lokal, serta data pembanding. Setelah itu, berikan pendapat dari data data tersebut, dan diakhiri dengan solusi yang dituangkan dalam tulisan. Itu pendapat secara umum, namun prakteknya, ya harus menulis, tidak mungkin dipikirkan,” ujar Dedy.

Pembicara Uba, membahas tentang demokrasi di Kampus. Seperti apa kampus saat ini, dan bagaimana kondisi kebebasan demokrasi di kampus, menjadi penjelasan Uba.

Diakhir acara, panitia tidak saja selesai dengan kegiatan pertama saja, juga akan dibuatkan wadah atau forum, tempa kawan kawan menuangkan ide-ide ke depannya. (ichsan/ded)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel