Home Berita Utama Ayo Temukan “Harta Karun‎” Keindahan Alam di Gunung Ranai Natuna

Ayo Temukan “Harta Karun‎” Keindahan Alam di Gunung Ranai Natuna

WARTAKEPRI.co.id – Gunung Ranai sangatlah menarik merupakan nilai di berikan Tuhan Maha Esa Kepada Penduduk Natuna. Ketertarikan pertama Traveler Wartakepri, Gunung Ranai memiliki nilai seni sangat indah tak percaya silahkan datang ke Natuna.

IMG-20160724-WA006_editJika para turis mengabadikan moment saat perjalanan pendakian banyak menarik akan di jumpa tentu senang ke Natuna jamin betah merasakan indah pemandangan gunung sangat asri memandang dari puncak hamparan lautan lepas Natuna.

Dari atas puncak terdapat dua batu cadas umumnya merupakan isyarat bagi para nelayan hendak melaut membaca tanda tanda alam.

Gunung Ranai terletak di Pulau Bunguran Besar Pusat kota Ranai Kabupaten Natuna, terdiri dari tiga puncak, yaitu Puncak Datuk Panglima Husin, Puncak Srindit, dan Puncak Erik Samali.

Jika awan tebal menyelimuti batu cadas pastikan kondisi laut pada hari itu kurang bersahabat.

Ketertarikan kedua Traveler Wartakepri karena di gunung Ranai ditemukan jenis pepohonan langka dan tidak umum tumbuh di dataran ketinggian standarnya masyarakat setempat sering menyebutnya Gunung Bedung lokasi gunung terdapat di sebelah utara gunung konon kabarnya di sanalah tempatnya.

Ketertarikan ketiga Traveler Wartakepri, Gunung Ranai dari kejauhan, masyarakat setempat sebagian besar berprofesi sebagai Nelayan mampu membaca tanda2 alam sebelum pergi melaut, bila mereka melihat puncak gunung tertutup awan, maka mereka mengurung niat untuk pergi melaut, mereka meyakini bahwa alam tidak bersahabat saat itu, hujan lebat, angin kencang dan gelombang besar.

Ketertarikan keempat Traveler Wartakepri, fenomena menarik yang ditemui pendaki, gradasi jenis-jenis tanaman terdapat di gunung.

Pada ketinggian tertentu, para pendaki dapat menemukan tipe-tipe vegetasi memperlihatkan ciri khas pegunungan dataran atas yang biasanya tumbuh pada gunung di ketinggian 2.000 meter.

Pada ketinggian 800 meter dpl, hutan di Gunung Ranai masih dominan ditumbuhi oleh jenis-jenis tanaman seperti meranti (dipterocarpaceae), rasamala (altingia excelsa), keruing (dipterocarpus spp0 dan turi (quercus spp).

Sedangkan di atas ketinggian itu, tampak perubahan tipe vegatasi, yaitu perubahan dari tipe hutan dataran rendah ke tipe kawasan hutan dataran atas.

Hal ini terlihat tumbuh-tumbuhan yang didominasi oleh semak, belukar, pohon-pohon dengan ukuran pendek seperti umumnya pada hutan dataran atas.

Gunung yang memiliki ketinggian 1.035 di atas permukaan laut itu berada di pulau Ranai namun demikian menjadi pedoman bagi nelayan untuk berlayar. Sama halnya dengan petani tradisional yang berpedoman pada bintang di langit untuk memulai cocok tanam.

Bila puncak gunung Ranai sedang diselimuti awan tebal, maka masyarakat setempat yang mayoritas nelayan tidak akan melaut. ‎Masyarakat percaya, apabila puncak gunung diselimuti awan tebal.
Untuk mencapai puncak Gunung Ranai, para pendaki harus melampaui tiga puncak berupa tebing batu dengan ketinggian yang berbeda-beda.

Puncak pertama bernama Puncak Serendit dengan ketinggian 968 meter.

Puncak ini merupakan gugusan tebing dengan tinggi mencapai 100 meter. Puncak selanjutnya adalah Puncak Erik Samali yang berada pada ketinggian 999 meter dpl.

Puncak ini merupakan tebing kedua dengan tinggi tebing sekitar 150 meter.

Sementara puncak ketiga (puncak tertinggi) bernama Puncak Datuk Panglima Husin, terletak pada ketinggian 1.035 meter.

Seperti dua puncak sebelumnya, Puncak Datuk Panglima Husin juga merupakan tebing dengan ketinggian kira-kira 200 meter.

Tips Para Pendaki Gunung Ranai bagi sahabat Traveler Wartakepri.

1. Rencanakan perjalanan anda dan lebih baik bertanya kepada petugas atau warga stempat.

2. Persiapkan Fisik dan mental untuk lamanya pendakian ditempuh.

3. Pelajari setiap medan dan rute akan ditempuh agar tidak terjadi kesalahan melangkah.

4. Pempersiapkan perlengkapan yang efektif dan berdaya guna besar.

5. Mengatur manajeman logistik dan bahan makanan yang mencukupi.

6. Memperoleh izin dan melapor pada pos pendakian yang tersedia.

7. Membawa baju hangat dan kupluk, karena pada saat malam suhu akan menurun


8. Tidak merusak alam dan menjaga lingkungan sebaik-baiknya.

9.Berdoalah agar diberi ke selamat serta niatlah semata mata untuk merasakan interaksi dengan alam.
‎Semoga informasi ini bermanfaat, dan bagi Anda ingin berkunjung ke Gunung Ranai ini, bisa menghubungi nomor +628127 0008780. (rikyrinovsky)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL