WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Bupati Natuna H.A.Hamid Rizal menyempatkan untuk meninjau sekaligus mengisi materi kelas diklat mengenai isu strategis pembangunan Natuna, Kamis (21/7/2016).
Bupati,memberikan semangat untuk Para calon pejabat Natuna Diklat Kepemimpinan Tingkat IV untuk Jabatan Struktural Eselon IV.
Diklat yang melibatkan 25 peserta dari seluruh perwakilan SKPD se Kabupaten Natuna dilaksanakan selama kurang dari empat bulan, mulai tanggal 11 Juli sampai 01 November 2016 di Hotel Caisar Natuna.
“Percepatan pembangunan di Kepulauan Natuna dan sekitarnya merupakan isu strategis di tengah klaim Pemerintah Tiongkok atas wilayah yang disebutnya traditional fishing ground,” ucap Hamid usai memberikan materi kelas di temui wartakepri.co.id
Masih kata Hamid ketika memimpin rapat, presiden menekankan, posisi Natuna sebagai salah satu pulau terdepan yang berada di garis batas antara Malaysia, Vietnam dan Kamboja harus menjadi perhatian pemerintah.
“Tidak hanya mendorong pembangunan infrastruktur yang masif, namun juga meningkatkan patroli perbatasan di kawasan tersebut,”kata Hamid
Hamid menambahkan, pengembangan kompetensi bagi seorang Pegawai ASN, bertujuan untuk memastikan dan memelihara kemampuannya, sehingga memenuhi kualifikasi yang diprasyaratkan.
Agar dapat memberikan kontribusi optimal bagi organisasi dan masyarakat sebagai pelayan masyarakat.
“Saya mau mengingatkan PNS apa yang mengucapkan setia pada Pancasila dan UUD 1945. Harus siap bekerja, jujur, semangat dan tidak mementingkan diri sendiri.
Katanya lagi, seorang Pegawai tidak mungkin dapat menjalankan fungsinya sebagai public service yang profesional, apabila kompetensi yang dimilikinya kurang apalagi tidak memadai.
“Untuk itu dan sebagai bagian integral dalam manajemen sumber daya manusia (SDM), salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Natuna untuk pengembangan kompetensi dimaksud, mengikutsertakan Pegawai ASN pada berbagai pelaksanaan kegiatan Diklat,” jelasnya.
Kepada seluruh peserta Diklat itu, Hamid berharap agar benar-benar memanfaatkan kegiatan itu dengan sebaik-baiknya.
Katanya, jadikan kegiatan Diklat itu sebagai media untuk memperoleh bekal sebanyak-banyaknya dalam pengembangan kompetensi, sehingga menjadi Pegawai profesional, memiliki mental dan siap mewujudkan kepemerintahan yang bersih.
Serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Jadilah Pegawai yang setiap desah nafasnya, setiap detak jantungnya, setiap ayunan langkahnya, senantiasa merupakan impelentasi dari semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan bukan kerja malas,” pesan Hamid.
“Kita harus kompak bekerja agar darah ini lebih maju lagi. Apalagi gaji yang diterima adalah uang rakyat, karena itu pelayanan harus maksimal,“kata hamid
Kemudian, sambungnya, jadilah Pegawai yang benar-benar dapat melayani masyarakat dengan hati, setulus hati, hati-hati, dan tidak sesuka hati.
Menjadi Pegawai yang dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah dan memberantas perilaku praktek kolusi, korupsi dan nepotisme, minimal di lingkungan kerja masing-masing.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Natuna, Abdullah dalam kesempatan memberikan motivasi kepada peserta diklat agar tetap semangat dan jaga kekompakan.
Untuk diketahui, Diklat PIM adalah salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menyiapkan calon pemimpin di setiap satuan kerja.
“Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan diklat untuk membentuk wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika Pegawai Negeri Sipil serta memberikan pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan Pemerintahan Negara dan tentang bidang tugas serta budaya organisasi nya agar mampu melaksanakan tugas jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil,”ucap Abdullah.
Tahun ini jumlah peserta menurun, dari 80 orang yang dianggap layak mengikuti diklat namun hanya 25 yang diikutkan. Sementara tahun lalu mencapai 40 peserta.tutup Abdullah. (ricky)





























