WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, Komisaris Jenderal Polisi Drs Syafruddin, M.Si meresmikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kepri yang dilaksanakan di lapangan SPN Tanjung Batu, Kundur Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Senin (1/8/2016) pagi pada pukul 11.30 WIB. Pada kesempatan itu, ahdir juga Gubernur Kepri, Kapolda Kepri, FKPD Kepri, FKPD Kabupaten Karimun, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat Tanjung Batu.
Dalam amanatnya, Komjen Pol Drs Syafruddin, M.Si menyampaikan tentang keberadaan SPN Polda Kepri tersebut bukanlah sesuatu yang diupayakan tanpa pengorbanan yang besar. Maka itu, besar harapan keberadaan SPN ini benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Polda Kepri untuki mendidik putra local Kepri sebagai Bhayangkara sejati yang memiliki nilai-nilai kearifan local yang menjadi panutan masyarakat Kepri secara umum.
Sehingga hasil didik yang diperoleh, kata Syafruddin, kelak benar-benar mencerminkan masyarakat melayu dengan budaya tingginya sebagai cermin kedekatan antara budaya masyarakat serta lingkungan masyarakat Kepri yang dekat dengan Polri. Hal itu disampaikan agar para pendidik, pengasuh, dan para gadik harus selalu menjadi suri tauladan yang baik, serta kalau memungkinkan jadikanlah SPN Kepri ini menjadi teladan, terbaik dan percontohan dari SPN yang lainnya.
Reformasi Polri yang telah berjalan sekitar 18 tahun, telah merubah paradigm Polri menuju suatu bentuk Polisi sipil. Perubahan ini secara langsung juga berkaitan dengan perubahan tugas, peran dan gaya pemolisian yang sesuai dengan aspirasi dan harapan masyarakat yaitu keinginan serta kebutuhan terhadap rasa aman yang tetap menjunjung supremasi hukum dan juga hak azazi manusia, paparnya.
Pendidikan Polri merupakan suatu proses untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta sikap yang dibutuhkan dalam pemenuhan tugas-tugas kepolisian. Selain itu, pendidikan Polri juga merupakan satu rangkaiana kegiatan dari siklus pembinaan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Polri tetap berpegang pada prinsip keterpaduan dengan tujuan untuk mengakomodir system pendidikan nasional, terangnya.
Lebih jauh dijelaskannya, bahwa system pendidikan Polri yang ada saat ini harus mampu menciptakan personel yang unggl, memiliki kepribadian baik, dan semangat juang yang tinggi. Unutk mewujudkan personel Polri yang berkualitas, tentunya diperlukan terobosan baru dalam dunia pendidikan POlri, salah satunya menjadikan lembaga pendidikan Polri sebagai centre of excellence dibawah naungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri sebagai motor penggerak, ujarnya.
Syafruddin juga berpesan kepada Kapolda Kepri beserta jajarannya agar tidak berhenti untuk menyempurnakan SPN ini baik dari sisi kelengkapan sarana prasarana pendidikan, sarana prasarana personel maupun komponen yang harus terpenuhi sebagai standar minimal SPN dilingkungan Polri. Diantaranya adalah ada 10 standar yang yang perlu dijaga kualitas dan kelengkapannya. Yakni kurikulum, bahan ajaran, peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, metode, fasdik, alins/alongins, evaluasi dan anggaran.
“Hal tersebut merupakan sesuatu yang harus diketahui oleh Kapolda beserta jajarannya, khususnya Kepala SPN beserta staf, bahwa sesuai grand strategi Polri 2015-2025, Lemdiklat Polri sudah menuju lembaga pendidikan yang berkualitas sebagai centre of excellence (pusat keunggulan),” ujarnya lagi.
Sementarai itu, ditempat yang sama, Kapolda Kepri, Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH mengatakan bahwa SPN yang diresmikan ini adalah merupakan bangunan yang memiliki nilai sejarah besar baik bagi Polri, Kepri maupun Nasional Negara Republik Indonesia. Berdasarkan catatan dancerita tentang sejarah, ada peristiwa besar dalam sejarah bangsa ini yang memerankan Tanjung Batu sebagai salah satu markas dan kedudukan pasukan dalam peristiwa konfrontasi dengan Malaysia. Dimana di Tanjung Batu inilah kedudukan pasukan Brigade Mobil mempersiapkan dirinya dalam melakukan upaya pertahanan serta penyerangan pada peristiwa tersebut.
“Saat ini kita hadir di depan gedung bersejarah ini sebagai saksi bahwa kedepan gedung ini akan mendidik putra-putri terbaik Kepri untuk menjadi Bintara Polri yang memiliki jiwa pejuang pantang menyerah dan mengutamakan kepentingan Bangsa, Negara serta masyarakat dari kepentingan pribadinya,” ucapnya.
Dalam peresmian ini, SPN Tanjung Batu tentunya masih banyak sekali kekurangan yang perlu dilengkapi untuk memenuhi standar minimal SPN. Akan tetapi kami sangat memiliki tekad dan kemauan yang kuat untuk segera melengkapi serta menyempurnakan segala kekurangan yang ada dalam tempo yang singkat serta sesegera mungkin. Besar harapan untuk rekruitmen di tahun yang akan datang agar juga bisa kembali dihadiri oleh Kalemdiklat Polri yang berkenan memberikan dukungan dan rekomendasinya untuk Polda Kepri mendapatkan kuota Bintara/Tamtama lebih banyak lagi, pintanya. (ichsan)
























