WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Rasa Cinta Terhadap Tanah Air generasi penerus sebangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan betapa tidak, peran pemuda dalam membangun negeri, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak kekuasaan sangat penting dan mutlak dilaksanakan.
Ditengah problematika kehidupan sosial di Kabupaten Natuna, manusia dihadapkan persoalan membayangi eksistensi generasi muda Natuna, ada kala anak muda menjadi gamang akan masa depannya mau di bawa ke arah mana kompas kehidupan di arungi minim ide dan kreativitas.
Sementara saat ini sistem pendidikan serta birokrasi pemerintahan tidak muthlak menjamin bagi anak muda untuk bekerja secara layak sejatinya harus menciptakan peluang sendiri.
“Mengacu dari Undang Undang Kepemudaan, salah satu poin doktrin fungsi pemuda sebagai agent of change kehidupan di masyarakat sosial tertanam, dimana wacana ini sudah lama digulirkan, namun juga tak terealisasi dengan baik, bahkan pemerintah belum bisa menjamin peran pemuda dalam upayanya melakukan perubahan yang berarti dimasyarakat,” ungkap inilah disampaikan Mutaqien , Tokoh Muda, Ikatan Keluarga Besar Batu Hitam (IKABRATAM) Natuna, diskusi singkat di markas Taman Baca Pena senja , jalan Pramuka Ranai Natuna , Selasa (9/8/2016).
Dikatakan Mutaqien, saat ini masih minim fasilitasi pemerintah untuk mendorong kreativitas dan inovasi pemuda sebagai agen perubahan di masyarakat.
Gagasan dan ide-ide cemerlang di hasilkan melalui berbagai macam cara, salah satunya membaca, menulis, berdiskusi, mengikuti seminar dan pelatihan, menonton acara talk show dan sebagainya. Berbagai kegiatan tersebut perlu dirangsang di kalangan pemuda dan pelajar Natuna .kata Muttaqien.
“Mau tidak mau pemuda harus sadar diri dan bergerak sendiri, meneliti dan mengembangkan inovasi tepat guna bagi masyarakat sesuai dengan problem dihadapi, kadangkala justru dimulai dari kesederhaan modalitas di tangannya, banyak pemuda kreatif dan inovatif justru bermodalkan semangat untuk memajukan lingkungan sosialnya,” jelas Mutaqien.
Faktor lain yang bisa mendukung fungsi pemuda sebagai agent of Cange adalah sektor pendidikan, saat ini sistem pendidikan belum terbangun secara sistematis.
Masih bongkar pasang dan tidak jelas, termasuk dalam hal kurikulum.
Proses belajar mengajar tidak utuh hanya soal akademis saja, juga ekstrakurikuler, sekolahan membuat kegiatan-kegiatan kesiswaan yang mendorong pada pola kreativitas dan inovasi siswa agar lebih mengespoltasi bakat masing masing siswa bahwa dunia itu indah banyak bisa dibuat membawa manfaat .
“ Sebaiknya sekolah menyelenggarakan esktrakurikuler semacam kelompok ilmiah remaja (KIR), majalah dinding atau majalah sekolah, teater, tari, olah raga, musik dan lain sebaginya sesuai minat siswa, karena melalui kegiatan semacam itu keterampilan siswa dalam mengatasi problema kehidupan bisa lebih terasah.
Contohnya melalui kelompok ilmiah remaja, melakukan penelitian dan penulisan ilmiah tentang Natuna Sangat indah, berarti berlatih memetakan persoalan lingkungan dan mencari solusinya,” kata Mutaqien Alumnus UGM.
Implementasi atas pembelajaran di sekolah atau kampus baik formal maupun non formal itulah yang menjadi dasar pokok landasan aksi pemuda sebagai agen perubahan di masyarakatnya terasa nyata membawa pengaruh positf.
Pemuda bisa menganalisa persoalan lingkungannya untuk kemudian mencoba memberikan tawaran solusi alternatif.
“Banyak sekarang ini, desa-desa wisata yang digerakkan oleh anak muda, juga usaha-usaha keterampilan dan marketing dijalankan pemuda desa setempat ,apa lagi saat ini bantuan pemerintah pusat untuk desa di Natuna sangat fantastis di sebut Dana Desa , dimana hal ini bisa direplikasi, tinggal dorongan fasilitasi yang harus dilakukan oleh beberapa pemuda yang mau menjadi katalis perubahan tersebut,” pungkas Mutaqien.
Hal Sedana Dikatakan Pemuda Natuna, Juga Pemerhati Sosial Masyarakat Natuna M.Rikyrinovsky menangapi fenomena di natuna terjadi dewasa ini tingginya tingkat stres anak remaja dan berujung pada tindakan tidak bisa ditoleransi.
Menyambung dari pandangan Mutaqien sangat bagus sekali dilaksanakan setiap pemuda desa baik tingkat pelajar maupun mahasiswa agar mampu berperan aktif di desa.kata Riky
Lebih lanjut dikatakan dia, Berbicara ide dan gagasan kerap berkait dengan yang namanya generasi muda. Sejauh ini, generasi muda telah menjadi konseptor dan inisiator berkembangnya ekonomi kreatif.
Salah satu contoh ekonomi kreatif yaitu produksi komik, menciptakan pernak-pernik kerajinan tangan, industri batik tulis, Go-Jek dan sebagainya. Garis besarnya terletak pada kreativitas.
Muda merupakan salah satu elemen masyarakat yang biasanya mempunyai kreativitas tinggi.
Tak heran masyarakat selalu berharap para pemuda menjadi problem solver berbagai persoalan yang sedang membelit.
Salah satu persoalan itu terkait bidang ekonomi, contoh pengguran.
Karenanya, kawula muda hendakya memainkan perannya memberdayakan masyarakat melalui aksi nyata di bidang yang digeluti, untuk memperbaiki kondisi perekonomian natuna yang kurang stabil.
Salah satu caranya melalui ekonomi kreatif. Pemuda tidak perlu minder dikarenakan minimnya modal untuk berusaha, karena modal dan uang bukanlah patokan utama untuk memulai sesuatu.
Pemuda bisa memanfaatkan berbagai ide dan gagasannya terkait ekonomi kreatif untuk memberdayakan masyarakat.
Agar lebih fokus, ambil contoh ekonomi kreatif dalam bidang produksi kerajinan pembuatan pernak pernik dari Batok Kelapa.
Pemuda perlu mengasah daya nalar dan kreativitasnya agar nantinya berbagai konsepsi terkait ekonomi kreatif bisa diberdayakan di masyarakat.Pungkasnya. (redaksi)
























