WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Travel advisory yang diberlakukan Negara Singapura, dampak penyebaran virus Zika di Singapura berdampak langsung ke sejumlah negara termasuk menurunnya kunjungan wisatawan ke Kota Batam.
” Adanya travel advisory artinya mereka tidak masuk ke Singapura. Kalau mereka tak masuk Singapura maka tak ke Batam juga. Karena mereka ke Batam menggunakan pintu masuk Singapura,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Yusfa Hendri Selasa (6/9/2016).
Menurutnya selama ini wisman ke Batam didominasi warga Singapura. Kemudian disusul warga negara Malaysia, Korea, Filipina, Cina, dan Jepang. Dengan adanya wabah virus seperti ini diyakini akan berdampak pada kunjungan warga Singapura ke Batam.
Yusfa mendapat informasi dari Kantor Imigrasi bahwa jumlah kunjungan ke Batam sudah mulai turun. Meski ia belum mendapat angka resminya.
Sampai Juli, wisatawan yang masuk berkurang 6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Namun di bulan itu, virus zika belum menjadi wabah.
Kasus terduga teroris dinilai juga menghantam pariwisata Batam. Di antaranya aksi teror, surat kaleng untuk Singapura kemarin. Lalu penangkapan terduga teroris. Ditambah lagi dengan zika ini,” kata Yusfa.(mcb)






























