Home Batam Hasil FGD PWI Kepri dan BEM Poltek Batam (4), Akhlus: Pompong Tenaga...

Hasil FGD PWI Kepri dan BEM Poltek Batam (4), Akhlus: Pompong Tenaga Listrik

PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dalam Forus Diskudi Group PWI Kepri dan BEM Politeknik Batam dengan tema  Peran BBK Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan Menyambungkan Archipelago Melalui  Tol Laut, Kamis (8/9/2016), Prof Dr Syahrir Akhlus, Msc selaku Rektor UMRAH menilai, tema yang  dibuat dalam diskusi memiliki dua kajian akademis yang berbeda.

Menurutnya, Peran BBK Mewujudkan Poros Maritim Dunia, satu topik yang bagus dan, untuk Menyambung  Pulau dengan Tol Laut, juga topik yang berbeda juga. Namun, kalau digabungkan, maka akan pajang  kajiannya. Selain itu, tema kali ini juga agak latah, mengikuti pembicaraan yang telah ada selama  ini.

Tapi, jika mengacu untuk menjadikan Kepri Poros Maritim memang perlu peran dari dunai kampus,  terutama kerjasama dengan Kampus Umrah saat ini yang menjadi kampus khusus dengan nama Maritim. Jika tahun lalu, budaya melayu (Tamadun dan 7 ajaran melayu) dan ilmu kemaritiman tidak menjadi mata kuluiah wajib, maka sekarang sudah menjadi mata kuliah wajib, seperti mata kuliah seni dan budaya Melayu, serta ilmu pengenalan tentang kemaritiman.

WhasApp

Sedangkan, untuk peran Kampus mewujudkan Kepri menjadi daerah Maritim, maka sudah saatnya alih tekologi. Sebagai daerah Bahari, tidak cocok lagi menggunakan bahan bakar fosil seperti BBM solar.

” Kami dari Umrah tengah merancang dan tengah mengkaji agar di Pulau Penyengat mampu dibuat becak motor tidak lagi menggunakan minyak, melainkan sudah menggunakan tenaga listrik solar cell. Begitu juga di pulau pulau lain di Kepri, hendaknya juga mampu membuat dan mengembangkan listrik dari tenaga matahari. Sedangkan, untuk perahu nelayan seperti panjung dan pompong, juga harus alih teknologi, dari minyak ke energi listrik. Pertanyaannya, pemerintah siap dan mau atau tidak mewujudkannya,”ujar Akhlus.

Sedangkan, untuk mewujudkan stadar harga untuk wilayah kepulauan, maka pemerintah harus membuat satu data tentang harga satuan barang dan sembako di wilayah Kepri. Dengan pengetahui itu, maka dengan mudah juga mengatur dan melengkapi kebutuhan masyarakat di Kepri saat ini.

Umrah akan menjadi kampus yang menciptakan tenaga tenaga ahli dibidang kemaritiman, dan jika didukung penuh, maka peran Maritim dan perekonomian di Kepri akan maju, mengingat Umrah juga banyak menyiapkan dan membuat produk produk perikanan yang berhasil dilakukan di kampus, seperti pembudidayaan udang dan ikan kualias unggul. (dedy suwadha)
Bersambung : Dirham Cahyono, (Kabag Program Kemenko Bidang Kemaritiman), Tol Laut di Candi Borobudur

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O