WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Real Informatika yang berada di Komplek Permata Niaga Sukajadi, dibobol maling, Minggu (9/10/2016) sekitar pukul 00.21 WIB.
Sejumlah barang berupa uang tunai sebanyak Rp 5 juta lebih, tiga buat Laptop, satu buah Kamera, dan satu buah Printer lesap dibawa maling.
Kejadian itu baru diketahui pihak sekolah pada Minggu pagi setelah kejadian.
“Kita baru tahu Minggu pagi. Saya pun kaget. Kita cek CCTV ada orangnya. Badan kecil dan pake sebo sehingga tidak bisa lihat mukanya. Alisnya tebal,”kata Sarma Kepala Sekolah SMK, Senin (10/10/2016.
Sarma mengatakan, sangat kecewa atas ksejadian itu. Sementara kawasan Sukajadi rutin dijaga security.
“Ada securitynya tapi koq bisa ya. Semua pintu ditutup dan hanya satu pintu yang dibuka. Tapi bisa lolos ya,”ungkap Sarma kesal.
Kata Sarma, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata maling tersebut masuk melalui atap rumah dan turun langsung ke ruang kelas dengan menggunakan seutas kabel.
“Malingnya masuk dari atap lantai tiga. Habis itu dia keluar melalui kamar mandi lantai dasar,”kata Sarma.
Pihak sekolah telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polresta Barelang. Dan pihak kepolisian telah melakukan olah TKP pada Minggu malam kemarin.(alvin lamaberaf)
Sejumlah barang berupa uang tunai sebanyak Rp 5 juta lebih, tiga buat Laptop, satu buah Kamera, dan satu buah Printer lesap dibawa maling.
Kejadian itu baru diketahui pihak sekolah pada Minggu pagi setelah kejadian.
“Kita baru tahu Minggu pagi. Saya pun kaget. Kita cek CCTV ada orangnya. Badan kecil dan pake sebo sehingga tidak bisa lihat mukanya. Alisnya tebal,”kata Sarma Kepala Sekolah SMK, Senin (10/10/2016.
Sarma mengatakan, sangat kecewa atas ksejadian itu. Sementara kawasan Sukajadi rutin dijaga security.
“Ada securitynya tapi koq bisa ya. Semua pintu ditutup dan hanya satu pintu yang dibuka. Tapi bisa lolos ya,”ungkap Sarma kesal.
Kata Sarma, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata maling tersebut masuk melalui atap rumah dan turun langsung ke ruang kelas dengan menggunakan seutas kabel.
“Malingnya masuk dari atap lantai tiga. Habis itu dia keluar melalui kamar mandi lantai dasar,”kata Sarma.
Pihak sekolah telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polresta Barelang. Dan pihak kepolisian telah melakukan olah TKP pada Minggu malam kemarin.(alvin lamaberaf)
































