Home Berita Utama Polres Natuna Luncurkan Layanan Android Polisi “Gi Kampong”

Polres Natuna Luncurkan Layanan Android Polisi “Gi Kampong”

Kapolres Natuna

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Polres Natuna juga meluncurkan program berbasis teknologi informasi “Panic Button”. Aplikasi ini untuk mengantisipasi tindak kiriminal dan meningkatkan pelayanan publik.

Kapolres Natuna, AKBP Charles Panuju Sinaga,SIK, mengatakan jika aplikasi yang bisa didownload pada playstore android ini untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Polisi Gi Kampong mengambil icon lebah.

Filosofinya, lebah memiliki senjata yang cukup di takuti, yaitu sengatan nya yang sangat menyakitkan, dan setiap lebah memiliki senjata tersebut.

Berangkat dari filosofi lebah program Polisi Gi Kampong tersebut dirancang dari pihak Polres Natuna, aplikasi berbasis IT bertujuan untuk mengantisipasi tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Natuna.

Lanjut Charles, aplikasi ini lebih meningkatkan pelayanan publik,untuk mempermudah masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian untuk dapat merespon secara cepat.

Target dicapai program Polisi G Kampong ,polisi dapat hadir di tengah masyarakat dengan semangat 3S, Senyum, sapa, salam.

Aplikasi ini, Bisa download melalui playstore dengan kode “polres natuna” setelah itu, isi identitas kita. jika kita akan menggunakan tinggal klik panic langsung tersespon.

Apabila tidak mengunakan Handphon berbasis Android masyarakat juga dapat menghubungi langsung pada nomor layanan pada nomor 08123565 9815.

Dari penjagaan polres natuna akan merespon dan menghubungi nomor kita.

Panic button menurutnya akan sangat memudahkan masyarakat terhubung dengan polisi, karena tidak semua orang hafal nomor telpon kepolisian. Pada pengaturan aplikasi, juga diminta nama pengguna, alamat dan nomor telpon. Hal ini untuk memudahkan pendataan bagi pelapor.

“Hal ini merupakan salah satu penerapan strategi Kapolri terkait moto Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya), selain itu Quick Win dalam merespon masyarakat,” terang Charles lagi.

Kendati demikian, bukan tidak ada kendala yang dihadapi oleh Polres Natuna dalam penerapan aplikasi ini.

Menurutnya hal yang dihadapi adalah kondisi geografis dan cuaca.

Jika panic button atau laporan datang dari masyarakat di pulau tentunya piket pelayanan di Polres akan memberikan informasi ke Pospol atau Polsubsektor terdekat untuk merespon.

“Kendala cuaca menjadi hal yang kita hadapi jika kita menggunakan transportasi laut ke lokasi yang dikabarkan.

Tapi kita tetap berupaya memberikan yang terbaik, kendala lain terkait sinyal di Natuna yang belum optimal.

Ini aplikasi berbasis IT sinyal pun perlu baik, namun soal komunikasi saya rasa mulai ada kemajuan di Natuna,” paparnya. (rikyrinovsky)

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026