Gubernur Kepri Tinjau Pelaksanaan Tes Kompentensi Calon Pejabat di Pemprov

329
nurdin-awasi-kabiro-humas-pemprov-kepri

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Untuk tiga hari kedepan, seluruh pegawai negeri di Pemprov Kepri yang ingin mendapatkan jabatan di Pemerintahan Gubernur Nurdin, harus pegawai yang terbaik dibidangnya. Untuk itu dilakukan Assessment atau kompetensi untuk Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV dilingkungan Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at (21/10/2016) di Aula Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.

Gubernur Nurdin yang memiliki gelar Doktor ini, terlihat seperti dosen melihat dan ikut memantau pelaksanaan Assessment tersebut. Kegiatan peting ini diselenggarakan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Provinsi Kepulauan Riau.

Direncanakan berlangsung selama 3 hari mulai jum’at sampai dengan Minggu. Untuk Eselon II berlangsung selama 3 hari (Jum’at-Minggu) dan untuk Eselon III selama 2 hari (Jum’at-Sabtu) Sebanyak 438 peserta yang ikut berpartisipasi dan terdapat 12 anggota Tim Assesor dari Jakarta yang akan melakukan penilaian.

Gubernur mengelilingi meja yang telah ditempati oleh peserta assessment untuk melihat satu persatu. Selain itu, Gubernur juga sempat berdialog dengan tim assesor yang datang dari Jakarta untuk mengassessment para pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Dr. HTS Arif Fadillah yang secara resmi membuka kegiatan mengatakan, dengan diberlakukannya UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), tuntutan terhadap peningkatan kualitas aparatur pemerintah akan semakin tinggi.

Assessment selain betujuan untuk memilih calon-calon pimpinan yang handal dan siap menghadapi tugas-tugas ke depan, juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, yang perlu diberikan kepada setiap pegawai agar lebih siap menghadapi tugas-tugas yang akan diberikan di kemudian hari.

Menurut Sekda yang baru dilantik beberap waktu lali ini, bahwa Àssessment menjadi alat yang memiliki daya prediksi yang cukup valid untuk memastikan investasi organisasi di bidang pengembangan dan penempatan SDM.

” Beberapa manfaat bagi pengembangan individu diantaranya dapat bekerja pada tempat yang sesuai dengan kompetensinya, mengoptimalkan potensi diri,” katanya.

Melalui Assessment ini, Arif berharap kedepan akan memberikan warna baru dalam kompetisi karir Birokrat Pemerintah, dan mempunyai keuntungan lebih dan manfaat positif dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan organisasi pemerintah.

Ke depannya, kata Arif, diharapkan pelaksaanaan assessment tidak hanya diperuntukkan dalam menentukan jabatan strategis pimpinan tinggi, akan tetapi bisa dijadikan sarana dalam menentukan proses seleksi pada Jabatan lainya dalam Organisasi Pemerintah.(kepriprov)

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA