Gubernur Nurdin Sempat Panik‎ Ketika Sampan Peserta Lomba Layar Terbalik

13

WARTAKEPRI.co.id TANJUNGPINANG – Diterpa angin kencang disertai hujan deras, satu persatu sampan layar peserta Festival Bahari Kepri (FBK) tenggelam di antara Pulau Penyengat dan Anjung Cahaya Tanjungpinang, Sabtu (29/10/2016) siang.

Perlomban perahu layar yang dimulai dari perairan di depan Anjung Cahaya Kota Tanjungpinang dengan mengitari Pulau Penyengat itu awalnya cuaca dalam keadaan cerah. Tak lama kemudian, hujan turun disertai angin kencang.

Dari Pantauan dilokasi, akibat kehadian itu, kapal-kapal pendamping yang telah disiagakan sibuk melakukan evakuasi. Terlihat satu persatu perahu layar yang karam bersama perahu layarnya itu di. bawa ke daratan.

Sementara itu Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun cemas dan turun cepat untuk langsung melihat para peserta.

Di sela-sela kejadian itu Doli Boniara selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kepri, mengatakan kegiatan sampan layar merupakan rangkaian kegiatan Sail Selat Karimata 2016. Dilakukannya lomba sampan layar karena sesuai dengan arahan Gubernur Kepri.

“Sampan layar merupakan asli budaya masyarakat Kepri. Sesuai arahan Gubernur Kepri, lomba sampan layar dilakukan karena ingin menunjukan budaya lokal Kepri,” ucapnya.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Peserta sampan layar ini diikuti dari Kabupaten Karimun, Kota Batam dan Kota Tanjungpinang. Peserta tidak mengunakan tenaga mesin, namun hanya mengandalkan angin. Semua peserta ini, kata Doli sudah mendapatkan asuransi dari panitia.

“Kita juga sudah koordinasi dengan BMKG terkait dengan cuaca, kita mengharapkan lomba perahu layar ini berjalan dengan lancar,” tutur Doli.

Hingga berita ini diposting, lomba sampan layar masih tetap berlangsung. Belum diketahui berapa sampan layar yang karam dan tidak ada korban jiwa atas kejadian itu.‎(Yansyah).

Komentar Anda

BBK MURAH FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI