Home Batam Demo Tolak UWTO “‎Masyarakat Melayu” Desak Realisasikan Kampung Tua

Demo Tolak UWTO “‎Masyarakat Melayu” Desak Realisasikan Kampung Tua

Grand Mercure Batam
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Aksi unjuk rasa penolakan Pemberlakuan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO), Rabu (2/11/2016) siang berakhir setelah makan siang. Demo berlangsung aman dan terkendali.‎ Demo menolak UWTO diikuti ratusan massa berakhir 13.30 WIB.
Sama dengan aksi demo sehari sebelumnya, demo atas nama Masyarakat Melayu ini berniat ‎ untuk bertemu Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro tak terwujud.
Dikutip dari Batamtoday, setelah gagal berjumpa dengan pimpinan BP, dan hanya ditemui ‎anggota Deputi V bidang Pelayanan Umum, Gusmardi Bustami, pendemo akhirnya bubarkan diri.
Aksi demo menuntut ‎ penghapusan UWTO di Kantor BP Batam, Rabu (2/11/2016) siang, sempat tegang. Pendemo mendesak agar Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro membatalkan UWTO.

Pendemo tak terima dan mengancam akan menduduki Kantor BP Batam jika tuntutan mereka tak dipenuhi.‎

Selain berorasi, pendemo juga menyampaikan lima poin tuntutan yang harus dipenuhi Kepala BP Batam dan Pemerintah pusat.
Adapun tuntutan yang disampaikan pendemo diantaranya, ‎ Menolak PMK 148 tahun 2016 dan Perka BP Batam nomor 19 tahun 2016, tentang kenikan tarif UWTO.
Meminta agar Kampung Tua di Batam segera direalisasikan. Menghapuskan UWTO di Batam.(btd/ded)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL