Ini Aspirasi Warga Batam dari Hasil Reses Anggota DPRD Kota Batam ‎

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam mendorong pemerintah kota untuk lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan juga keamanan di Kota Batam. 

Hal itu disampaikan oleh masing-masing fraksi setelah menampung aspirasi masyarakat pada saat melaksanakan reses, dan dikemukakan dalam Rapat Paripurna ke 16 Masa Persidangan I tahun Sidang 2016, Senin (19/12/2016).

Berlangsung diruang Rapat Paripurna lantai II Gedung DPRD Kota Batam, agenda dalam rapat tersebut adalah mendengarkan laporan hasil reses DPRD. Dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Iman Setiawan, dan dihadiri Walikota beserta unsur SKPD serta FKPD Kota Batam.

Dalam rapat yang juga dihadiri lebih kurang sebanyak 30 orang anggota DPRD Kota Batam ini, sebagian besar adalah melaporkan tentang masih belum maksimalnya kinerja pada bidang kesehatan, pendidikan, kesejahteraan masyarakat, termasuk soal pembangunan infrastruktur di Kota Melayu.

Seperti yang disampaikan oleh Udin P. Sihaloho dari Fraksi PDI Perjuangan yang mengatakan hasil resesnya adalah untuk melakukan pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan juga kesejahteraan rakyat. Dimana itu semua bertujuan untuk membangun Batam kedeoannya bisa lebih baik lagi.

Sementara itu, hasil reses yang sama juga dilaporkan oleh Djoko Mulyono dari Fraksi Golkar. Hanya saja Djoko menambahkan soal keamanan, yang mana semua hasil laporan itu dilaksanakan dari aspirasi masyarakat demi kemajuan bersama.

Sedangkan dari Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Werton Panggabean adalah soal pembangunan yang merupakan prioritas utama guna meraih hasil yang maksimal dan tentunya perlu ditindak lanjuti demi pembangunan Kota Batam untuk yang lebih baik lagi.

Dilanjutkan dari Fraksi Demokrat yang disampaikan oleh Mesrawati Tampubolon yang intinya adalah Kota Batam sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur dan kiranya lebih memfokuskan pembangunan tersebut.

“Dalam pembangunan dan kemajuan Kota Batam, kami telah melakukan penampungan aspirasi dan kami juga telah melakukan perbaikan jalan serta infrastruktur lainnya sesuai dengan anggaran,” terangnya.

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang hasil resesnya dilaporkan oleh Nono Hadisiswanto mengatakan bahwa sampai saat ini selalu meninjau dan menyerap aspirasi dengan tujuan pembangunan. Aspirasi yang diserap dari masyarakat, akan disampaikan dan diwujudkan untuk pembangunan Kota Batam.

Usai mendengarkan laporan hasil reses, pimpinan rapat paripurna membacakan surat Walikota Batam nomor 18/SKL/HK/XII tanggal 07 Desember 2016 bahwa Ranperda Kota Batam tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah telah disetujui oleh Gubernur Kepri berdasarkan surat nomor 188.34/1313/Set tanggal 30 November 2016.

Persetujan dan fasilitas oleh Gubernur telah disempurnakan oleh DPRD Kota Batam melalui Bapperda bersama tim Pemerintah Kota Batam sesuai dengan ketentuan pasal 3 ayat (7) Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah antara lain adalah nomenklatur Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, disempurnakan menjadi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, nomenklatur Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan diubah menjadi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM.

Hasil penyempurnaan tersebut, dituangkan melalui keputusan pimpinan DPRD Kota Batam nomor 21/KPTS-P/170/XII/2016 tanggal 08 Desember 2016. (‎ria/ichsan)

FANINDO

Honda Capella