WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Gubernur H Nurdin Basirun mengucapkan selamat datang di Batam Kepulauan Riau kepada Menteri Sosial dan seluruh peserta rakor. Provinsi Kepri dalam minggu-minggu ini mendapat kunjungan dari Pemerintah Pusat seperti Presiden, Menteri ESDM dan Menteri Sosial serta Menteri terkait lainnya.
” Semoga seluruh tamu yang berkunjung ke Provinsi Kepri ini bisa menikmati perjalanan wisata kuliner dan wisata religi serta membantu mempromosikan dengan teman-teman lainnya,” kata Nurdin, dalam sambutannya.
Kehadiran Mensos dalam rangka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bantuan Pangan Non Tunai – Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI di Allium Hotel, Sei Jodoh Kota Batam, Rabu (22/3/2017) malam.
Rakor ini dibuka langsung Menteri Sosial RI Hj Khofifah Indarparawansa. Tampak hadir dalam pembukaan itu Dirjen Penanganan Fakir Miskin Andi Z.A Dulung, Inspektorat Jenderal Kemensos Emi Widayanti, Sekda Kota Batam Jefridin, Kadivre Bulog Riau dan Kepri Awaludin dan para peserta dari berbagai wilayah di Sumatera.
Dalam pada itu, Menteri Sosial RI Hj Khofifah Indarparawansa mengatakan saat ini ada 316.666 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Sumatera. Dan, sebanyak 32.443 KPM di Kota Batam dan 1,28 juta total Nasional.
Menteri berharap e-warong bisa semakin berjalan maksimal. Kendala dan hambatan ke depan bisa bersama diselesaikan.
” Sasaran yang signifikan/tepat adalah PKH dimana sebanyak 6 juta penerima Program Keluarga Harapan (PKH) akan mampu menekan angka kemiskinan sebesar 0,74% (menurut Bank Dunia),” kata Khofiffah.
Menurut Khofiffah, ke depan, diharapkan kepada Dinas Sosial yang ada di daerah bisa bekerjasama/membantu dan memberikan data yang valid kepada Kementerian Sosial agar tujuan ini tepat sasaran.
Ketua Muslimat Indonesia ini juga berharap pemda-pemda setiap 2 bulan sekali agar dapat bersilaturahmi dengan penyuluh TKSK dan penyuluh PKH diajak untuk duduk bersama/ngopi sebagai wujud kepedulian dan perhatian dalam pengentasan maupun penanganan fakir miskin ini
” Kepada penyuluh TKSK dan penyuluh PKH yang ada disetiap kelurahan/desa bisa bekerja keras dan bekerja cerdas,” katanya.(humaskepri)



























