Ribut Soal ATB, Terdakwa Andi Iswandi Tusuk Pak RW

519

FANINDO

Wartakepri.co.id, Batam – Bustanul korban penusukan yang dilakukan oleh terdakwa Andi Iswandi, dilokasi fasum Bengkong Kolam pada hari Jumat tanggal 23 Desember 2016 sekitar pukul 14.50 Wib. Awal terjadi keributan karena adanya pengalihan tanggungjawab kepenggurusan Air Tirta Batam (ATB) dilingkungan pemukiman tersebut.

Terdakwa yang merasa punya tanggung jawab atas ATB, karena awalnya ia yang menggurus untuk memasukan air ke pemukimannya. Tiba tiba penggurusan itu mau diambil alih warga termasuk ketua rukun warga (RW) setempat yang tidak lain korban. Sehingga terdakwa tersinggung dan terjadilah penusukan.

Belum puas sampai disitu, terdakwa kembali berusaha menusuk korban. Saat
korban melarikan diri naik motor, terdakwa terus mengejar sambil membawa pisau tersebut. Kemudian korban mencari puskesmas terdekat tetapi karena
lukanya cukup parah, maka korban pergi kerumah sakit Budi Kemuliaan. Lalu terdakwa menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

Berdasarkan hasil Visum et Repertum dari Rumah Sakit Kemuliaan Batam Nomor: 138/Dir/VER/I/2017tanggal26 Januari 2017 yang ditandatangani oleh dr.Tamsil, SpB sebagai Dokter Pemeriksa dengan hasil pemeriksaan luar diantaranya:
Luka robek dileher kanan belakang dengan tepi luka lurus ukuran panjang 2 cm, lebar 1 cm, kedalam lebih kurang 5 cm.

Atas perbuatan terdakwa dalam dakwaan pertama sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 338 KUHP jo pasal 53 ayat (1) KUHP. Kemudian dakwaan
Kedua, perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 351 ayat (2) KUHP. Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rosmala Sembiring SH, Kamis (23/3/2017).

(Nikson Simanjuntak).

 

Honda Capella