Home Berita Utama Berantas Penempatan TKI Non Prosedural, MoU PKB Bersama BP3TKI, Pemprov dan Pemkot...

Berantas Penempatan TKI Non Prosedural, MoU PKB Bersama BP3TKI, Pemprov dan Pemkot Batam

Banner DPRD Batam 2026

Wartakepri, co, id, Batam – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), Muhaimin Iskandar sangat gencar melaksanakan sosialisasi terkait pencegahan penempatan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) non prosedural ke Luar Negeri.

Dengan melakukan memorandum of understanding (MoU) bekerjasama dengan BP3TKI, Polda Kepri dan Pemko Batam, Sabtu (22/4/2017) di Town House Mediterania Kota Batam. Dalam sambutan Muhaimin Iskandar mengatakan agar semua pihak ikut mengawasi penempatan TKI non prosedural ke Luar Negeri.

“Mereka ( TKI red) adalah devisa bangsa, untuk itu, mari kita sama sama awasi dalam.penempatan dan perekruitannya sesuai aturan dan undang undang yang berlaku,'” kata Muhaimin.

Disamping pembentukan satuan tugas TKI
( Satgas TKI) PKB, tujuannya untuk mencegah penempatan TKI non prosedural ke Luar Negeri. Sehingga TKI harus memiliki dokumen lengkap dan melalui rekruitmen yang resmi. Maraknya kasus penempatan TKI non prosedural saat ini, menambah deretan panjang penderitaan yang terjadi dialami TKI sendiri.

Penandatanganan nota kesepakatan kesepahaman acara tersebut dituangkan dalam Mou, dan di Hadiri oleh Gubernur Kepri diwakili, Walikota Batam diwakili, Kapolda Kepri diwakili Wakapolda, Kadisnaker Kota Batam diwakili, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ( BP3TKI) yang diwakili Yohannes dan tidak ketinggalan aktifis anti trafiking, Romo Paskal dari gereja Khatolik Batam.

Dengan adanya MoU tersebut, Kepala BP3TKI, Kombes Pol. Dr. Ramadhan SH.MH, M.Si melalui Kasubag TU, Yohannes mengatakan sangat mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan sebesar besarnya atas penyelenggaran kegiatan pembentukan posko satuan tugas TKI PKB. Ini adalah sebagai wujud kepdulian terhadap TKI yang merupakan pahlawan devisa Bangsa.

Persoalan TKI sangat erat kaitanya dengan harga dan martabat bangsa Indonesia, semakin banyak TKI yang mendapat penyiksaan semakin rendah harga diri bangsa Indonesia di mata dunia. Kami menghimbau agar menyatukan tekat untuk bekerjasama secara team work dalam melayani TKI. Semakin banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap TKI maka prolemtika TKI dapat diatasi. Ungkap Yohannes.

Acara tersebut berlangsung hikmad dan dihadiri ratusan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa serta undangan lainnya. Diakhir acara banyak simpatisan menyempatkan diri foto bersama dengan Muhaimin Iskandar mantan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

( Nikson Simanjuntak )

WhasApp

Google News WartaKepri