WARTAKEPRI.co.id, Natuna – Suasana keakraban mewarnai safari Ramadan Bupati Natuna Hamid Rizal, bersama unsur muspida, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Safari ramadan berlangsung di Kecamatan Bunguran Utara, Desa Seluan Barat. Safari Ramadhan dengan mempergunakan ferry Pemda Indra perkasa 159 berengakat dari pelabuhan penagi Selasa (22/5/2018).
Hadir pada kesempatan itu, Sekda Wan Siswandi, OPD, FKPD, ketua komisi II DPRD Yohanes ketua PKK Kab Natuna.
Kedatangan bupati Natuna disambut meriah oleh warha Seluan dengan mengalungi kalungan bunga dan tarian selamat datang oleh siswa SD.
Kegiatan Safari ramadan diawali Sholat Magrib berjamaah, dilanjutkan ramah tamah, penyerahan santunan dan di tutup tausiyah.
Usai ramah tamah, Hamid Rizal menyapa serta menyalami satu persatu masyarakat yang hadir pada momen safari ramadan tersebut.
Selain itu, Hamid juga terlihat menyapa dan berdiskusi singkat dengan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan bantuan masjid sebesar tiga juta rupiah dan bantuan dari Bank Riaukepri sebesar satu juta ,kepada pengurus masjid Ar Raja’a.
“Safari ramadhan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui silaturohim forkominda dengan masyarakat agar bersama-sama bersinergi membangun Natuna menjadi lebih baik,” Kata Bupati Hamid.
Bupati juga meminta kepada masyarakat Seluan agar mewaspadai orang yang tidak dikenal agar 1×24 jam harus melapor kepada RT agar sedini mungkin mengetahui indentitasnya karna terores sudah terjadi ditempat lain, tentu perlu diantisipasi.
Bupati berharap agar warga waspada dengan narkoba karna daerah pesisir ada peluang untuk masuk narkoba dari luar, oleh karenanya masyarakat hari waspada terhadap siapa masuk daerah ini.
Bupati juga menyampaikan untuk pemekaran kecamatan Seluan
“perlu ada pengkajian akademis, dalam hal ini pemerintah Kabupaten Natuna akan meminta Perguruan Tinggi yang ada di Tanjungpinang guna melakukan pengkajian, sehingga dalam pemekaran kecamatan tidak cacat hukum,”Pinta Hamid.
Hal senada sampaikan Camat Bunguran Utara Izhar dalam sambutannya, pembangunan terus berkembangan, hanya saja listrik tenaga surya sudah tidak nyala lagi dikarnakan acu tidak bisa berpungsi, namun kerisis listrik segera akan terealisasi dengan akan dibangun jaringan PLN.
Izhar juga menyampaikan, petani Suluan tingkat ekonomi cukup baik dengan ada perkebunan cengkeh, namun untuk nelayan sedikit ada kendala karna nelayan kesulitan mendapatkan es batu.
“Semoga kedepan masyarakat seluan dapat perhatian bu menteri KKP atas kebutuhan para nelayan terkait Stok ES untuk melaut”Sebut Izhar.
Tausah agama sampaikan plt Kepala Kemenag Natuna Nasoha , ia mengajak kembali kesurau agar Suluan menjadi berkah sebagaimana hari ini di Seluan saat ini panen cengkeh yang membawa berkah.(*)
Kiriman Rikyrinovs
























