WARTAKEPRI.CO.ID, Kebanyakan orang-orang akan lebih memperhatikan penampilan fisik dibandingkan kesehatan. Tapi tahukah anda, bahwa beberapa dari penampilan fisik bisa menjadi pertanda suatu penyakit tertentu?
Para ahli mengatakan, seseorang sebenarnya bisa mengetahui kesehatannya dari tanda-tanda yang muncul di tubuhnya. Seseorang bahkan bisa memprediksi masalah kesehatan di masa depan hanya dengan memperhatikan penampilan fisik luarnya.
Contohnya, sebuah penelitian mengatakan orang dengan perut buncit tidak hanya dikaitkan dengan penyakit jantung. Kondisi tersebut juga menjadi tanda-tanda munculnya penyakit Alzheimer di masa tuanya.
Dikutip dari The Sun, tanda-tanda fisik berikut ini menjadi peringatan adanya masalah kesehatan yang serius.
- Bibir
Apakah anda pernah atau bahkan sering mengalami kondisi bibir pecah-pecah? Bibir kering dan kulit pecah-pecah di sudut mulut bisa menjadi tanda sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kondisi ini merupakan penyakit autoimun yang juga disebut dengan sindrom Sjogren.
2. Kuku
Kita tidak berbicara tentang kuku yang tidak terawat, tetapi kondisi alami kuku yang bisa menjadi petunjuk masalah kesehatan. Kuku berbentuk sendok, yakni kuku terlihat memanjang ke atas, bukan melengkung ke bawah, dapat mengindikasikan kekurangan zat besi, anemia, penyakit jantung dan penyakit hipotiroid.
Jika kuku berwarna merah muda hanya di ujung dan putih di tempat lain, itu bisa menjadi tanda penyakit hati, gagal ginjal atau jantung, atau diabetes.
3. Payudara dan Pinggul Besar
Wanita berpinggang kecil dengan payudara dan pinggul yang besar memiliki kadar asam lemak Omega-3 yang lebih tinggi.
Omega-3 telah terbukti meningkatkan pertumbuhan sel otak, seperti yang terungkap dalam penelitian terhadap 16.000 wanita oleh University of Pittsburgh di Amerika Serikat. Penelitian juga menemukan bahwa wanita dengan ciri-ciri seperti itu cenderung lebih subur.
4. Paha Kecil
Sebuah penelitian di British Medical Journal menemukan orang dengan paha berukuran kurang dari 24,5 inci memiliki risiko kematian dini yang lebih tinggi dan terserang penyakit jantung serta masalah kesehatan lainnya.
Mereka yang memiliki paha kecil mungkin tidak memiliki massa otot yang cukup untuk menangani insulin dengan baik, meningkatkan risiko diabetes dan, pada gilirannya, menderita penyakit jantung.
Dilansir melalui : Dream.co.id

























