Anggota Komisi I DPRD Kepri Kritisi Fungsi dan Keberadaan Staf Khusus Gubernur Kepri

78

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Anggota DPRD Kepri, Abdul Rahman mengkritik keberadaan staf khusus yang diangkat oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Anggota Komisi I DPRD Kepri ini mengkritik kinerja dan keberadaan staf khusus dinilai hanya memboroskan anggaran serta tidak efektif. “Saya lihat mereka itu tidak memiliki kontribusi apapun,” ujarnya di Kantor DPRD Kepri, Senin (4/3/2019)

Dia juga menilai, orang-orang yang dipilih dan diangkat Gubernur itu terkesan hanya untuk memenuhi kuota dan berdasarkan kedekatan. Tidak ada kriteria khusus yang menjadi dasar pengangkatan staf khusus. Memang itu menjadi hak Gubernur. ” Tapi, jangan sampai memilih orang yang hanya memakan gaji buta,” tuturnya.

Abdul Rahman menyatakan, kritik mengenai keberadaan staff khusus ini bukan hanya datang dari dirinya sendiri, melainkan juga menjadi pertanyaan dari rekan-rekan DPRD lainnya.

Apalagi jika berfungsi sebagai tenaga profesional, Pemprov Kepri masih memiliki staff ahli yang berstatus ASN pejabat eselon II. “Selain jadi pembisik, tugas dan fungsi staf khusus ini juga tidak jelas,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap agar Gubernur mengevaluasi lagi keberadaan staf khusus, termasuk mempertimbangkan figur yang diangkat harus dari tenaga profesional dan memiliki kontribusi yang jelas. Bukan asal-asalan dan tidak bisa bekerja.

“Apalagi secara nominal pendapatan mereka per bulan cukup besar. Daripada anggaran habis sia-sia, lebih baik untuk hal-hal yang lebih produktif,” imbuhnya.(*)

Editor : Dedy Suwadha

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN