450 Ekor Burung Kacer Diamankan Lanal Batam Diperairan Pulau Kasam, Nahkoda Kabur

232

WARTAKEPRI.co.id,BATAM–Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan pimpin Ekspose kasus ratusan Burung Kacer yang diamankan TNI Angkatan laut sekitar pulau Kasam Telaga Punggur Batam beberapa waktu lalu.

“Diperkirakan dari tangkapan tersebut, dengan taksiran uang senilai jutaan rupiah kita amankan namun tersangkanya berusaha melarikan diri, sehingga hanya tinggal Burung saja.

Kolonel (P) Alan Dahlan mengungkapkan bahwa berawal dari informasi masyarakat yang menyampaikan bahwa adanya oknum yang akan mencoba menyeludupkan satwa burung peliharaan di perairan pulau Kasam, tidak lama kemudian tim langsung menyisir ke lokasi.

” Namun hasilnya hanya ada barang bukti yang hendak di masuk kan ke Batam,” ungkap Komandan Lanal Batam Kolonel (P) Alan Dahlan Selasa (30/7/2019) Mako Lanal Batuampar Batam.

Pelaku memang tidak ada di lokasi saat itu hanya ada burung yang ada di kemas dengan kotak. Artinya pelaku sudah kabur, tidak ada dilokasi.

Sementara itu, Kepala Karantina kota Batam Joni Anwar mengatakan bahwa pada hari ini sama sama kita menyaksikan barang tangkapan berupa burung bernama Kacer yang tidak memiliki izin dokumen lengkap.

“Kita khawatirkan masuknya burung itu, sakit sehinga membawa wabah atau virus burung ke Batam.Jumlahnya 450 ekor bukan yang pertama, namun sudah sekian kali,”kata Kepala Karantina kota Batam Joni Anwar Senin (30/7/2019) Saat menghadiri Press Release.

Selain itu, sebelumnya juga sudah pernah kita amankan dengan kasus yang sama yakni menyelundupkan Burung mencapai 1500 ekor yang sama jenis kacer. Yang paling kita takutkan adanya virus penyakit flu Burung,”sebutnya.

Nantinya setelah ini, akan kita periksa penyakitnya burung Kacer tersebut. Jika tidak ada permasalahannya, maka baru akan kita serahkan ke BKSDA yang menangani Satwa hutan lindung,”ucapnya.

“Ini burung berasal dari Malaysia. Hewan kesayangan harganya satu ekor saja mencapai 200 ribu. Artinya bukan tidak boleh burung tersebut masuk ke Batam, namun harus ada mekanismenya pengurusan surat dokumen tentu harus lengkap,”tutupnya.(*)

Kiriman : Taufik Ch

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN