Home Lingga Operasi SAR KM Carolina Terkendala Karena Mati Mesin

Operasi SAR KM Carolina Terkendala Karena Mati Mesin

Kapal diselamatkan SAR di Karimun
Banner DPRD Batam 2026

Wartakepri.co.id, Lingga – Operasi SAR Kecelakaan Kapal KM Carolina Mengalami Mati Mesin di Perairan Pulau Rukan Kundur, Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, 3/9/2019.

Operasi SAR Waktu kejadian sekitar tanggal waktu 2 September 2019 pukul 13.00 Wib, telah terima Informasi dari Bapak Bambang (Pemilik Kapal) tanggal waktu 3 September 2019 pukul 06.45 Wib, Tim Gerak tanggal waktu 3 September 2019 pukul 07.00 Wib, Estimasi di lokasi kejadian perkara tanggal waktu 3 September 2019 pukul 10.00 Wib, (Laut), dengan keadaan Cuaca Cerah Berawan, dan Angin Selatan (14 Knt), dengan ketinggian Gelombang 01 sampai dengan 1,5 Meter, Jarak dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang ke LKK sekitar 50,7 NM (Laut), Heading : 209°, Korban sementara 4 Orang

Inilah Kronologi kejadian sementara Korban seorang Nelayan pada tanggal waktu 30 Agustus 2019 pukul 05.00 Wib, Korban pergi melaut dan pada tanggal waktu 2 September 2019 pukul 13.00 Wib, Nahkoda berkomunikasi kepada pemilik kapal bahwa kapal mengalami mati mesin, genset mati, alat komunikasi radio marine off, serta kapal tidak memiliki Epirb dan saat ini kapal sedang Lego Jangkar.

Aksi yang dilakukan oleh Tim Rescue SAR Tanjungpinang, Penujukan SMC, Laporan awal ke BCC, Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang, 4 orang Rescuer bergerak menuju LKK tanggal waktu 3 September 2019 pukul 07.00 Wib, menuju LKK.

Hasil Operasi SAR selama pencarian adalah pada tanggal waktu 3 September 2019 pukul 10.50 Wib Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang tiba di LKK awal saat terima laporan.

Kemudian pada tanggal waktu 3 September pukul 12.00 Wib Terima Informasi dari Bapak Bambang (Pemilik Kapal), bahwa korban berada di perairan Pulau Rukan Durai Kabupaten Karimun, Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang bergerak dari Perairan Pulau Buaya menuju Perairan Pulau Rukan atau LKK.

Pada tanggal waktu 3 September pukul 13.00 Wib Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang tiba di LKK Perairan Pulau Rukan Durai Kabupaten Karimun, Pada tanggal waktu 3 September pukul 13.15 Wib Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang menemukan korban terombang-ambing di perairan dengan kondisi selamat.

Pada tanggal waktu 3 September pukul 13.30 Wib Korban di Evakuasi ke Pulau Sanglang Kabupaten Karimun bersama Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang, pada tanggal waktu 3 September pukul 15.25 Wib Korban tiba di Evakuasi di Pulau Sanglang Kabupaten Karimun bersama Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang.

Pada tanggal waktu 3 September pukul 16.10 Wib Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang bergerak dari Pulau Sanglang Kabupaten Karimun ke Pangkalan Kampung Bulang, Tanjungpinang, Pada tanggal waktu 3 September pukul 19.00 Wib Tim Rescue Boat 209 ABK 17 orang tiba di Pangkalan melaksanakan Brifing bahwa Operasi SAR dinyatakan selesai, dengan telah ditemukannya korban maka Operasi SAR diusulkan di tutup.

Inilah Data Kapal yang sempat terombang ambing di laut, Nama KM. Carolina, Jenis Kapal Kayu GT 6, Ciri Warna Haluan Putih, Kabin Kayu, Warna Kayu Cokelat, dan inilah Data Korban atau Crew Kapal selamat sebanyak 4 Orang, Nama Ahmad (Nahkoda Umur 50 tahun, Jenis Kelamin Laki laki, Nama Indra (ABK), Umur 40 tahun, Jenis kelamin Laki laki, Nama Adi (ABK), Umur 40 tahun, jenis kelamin Laki laki, dan Nama Hajan (ABK), Umur 40 tahun, jenis kelamin Laki laki.

Unsur SAR Gabungan yang turun ke lokasi adalah KS. Tanjungpinang, TNI AL Lingga, dan alat laut yang digunakan RB 209 (Basarnas Tanjungpinang), dan SB TNI AL. (Rama)

 

Sumber: SAR Tanjungpinang.

WhasApp

Google News WartaKepri