Home Berita Utama Tujuh Rumah di Kampung Penagi Natuna Ludes Terbakar, Lanud Dirikan Tenda Posko

Tujuh Rumah di Kampung Penagi Natuna Ludes Terbakar, Lanud Dirikan Tenda Posko

Tujuh Rumah di Kampung Penagi Natuna Ludes Terbakar, Lanud Dirikan Tenda Posko
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Kebakaran di Kampung tua Penagi, Kecamatan Bunguran Timur, Kab Natuna akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB. Sekitar 7 rumah bahan kayu milik warga setempat, ludes dilahap si jago merah. Hingga siang ini pukul 12.00 WIB, kobaran api tidak terlihat lagi, hanya asap kecil dari puing-puing yang terbakar masih terlihat.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Natuna, dibantu tim Lanal Ranai dan Lanud Raden Sadjad, dan SAR Natuna masih melakukan upaya pendinginan.

.

Sebagai bentuk kepedulian dan untuk meringankan beban korban kebakaran yang terjadi di Kampung Tua Penagi Natuna, Rabu (4/9/2019), Pangkalan TNI AU Raden Sadjad mendirikan tenda posko untuk Korban Kebakaran.

“Tadi Komandan Lanud Kolonel Pnb Fairlyanto langsung perintahkan kita dirikan tenda dan siapkan sejumlah makan siang untuk para korban,” kata Kepala Dinas Operasi Lanud RSA Letkol Pom Fanny, kepada media ini, saat membagikan langsung nasi bungkus kepada warga.

Fanny menambahkan, selain menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan personil nya, TNI AU juga menyiapkan makan siang bagi masyarakat  terkena imbas dari kebakaran itu.

“Kita juga menyiapkan 250 nasi bungkus  untuk makan siang korban, karena masyarakat tidak akan sempat memasak, sebab barang barang terlanjur diangkat keluar,” tambah Letkol Pom Fanny.

Sementara itu Asisten I Bidang Pemerintahan M. Amin saat di lokasi kebakaran mengatakan, pihak pemerintah daerah mengapresiasi semua unsur yang terlibat dalam pemadaman kebakaran di Penagi hari ini tidak menjalar lebih luas.

“Saya berterimakasih atas partisipasi semua unsur dalam menangani kebakaran, sehingga api segera dapat dipadamkan dengan cepat,” ungkap M. Amin.

M. Amin juga menegaskan bahwa pihak Pemerintah Daerah akan segera melakukan kordinasi untuk penanganan korban kebakaran supaya korban segera mendapatkan bantuan.

“Nanti lewat Dinas Sosial untuk masalah bantuan, biasanya seperti itu,” ungkap M. Amin.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami pemicu terjadinya kebakaran. (*)

Kiriman : Riki Rinovsky

WhasApp

Google News WartaKepri HUT KEPRI 24