WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Kebakaran lahan Kosong berulang kali terjadi di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong. Kepala UPTD Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, setelah mendapat informasi dari seorang warga, Cindy Puspitha (25) sekira jam 14.35 Wib, pihaknya segera meluncur ke lokasi.
Setibanya dilokasi, Kobaran api sudah menjalar, sebab lokasi lahan yang terbakar semak belukar.
“Informasi yang diterima dari warga, kebakaran lahan yang terjadi ada indikasi pihak yang sengaja membakar, “ungkap Kepala UPTD Damkar Tanjunguban, Panyodi. Jumat, (11/9/2026).
Menurut keterangan Panyodi, Kebakaran lahan kosong yang terjadi di Desa Sebong Pereh, beberapa bulan ini sudah berulang kali terjadi.
Kejadian ini, menurutnya harus diambil langkah yang serius, ia berharap pihak Pemerintahan setempat, Desa agar dapat lebih pro aktif dalam menanggapi permasalahan ini.
“Kami siap melaksanakan tugas, namun meciptakan kondisi kondusif tugas bersama, “ujarnya.
Panyodi juga menambahkan, kebakaran lahan kosong yang terjadi di Desa Sebong Pereh, saat terjadi kebakaran pemilik lahan tidak diketahui.
Kebakaran lahan di wilayah kerja UPTD Damkar Tanjunguban, untuk priode Agustus hingga saat ini, sudah mencapai 29 titik, ditambah satu ruko, 30 titik.
Adapun luas lahan yang terbakar, dikatakan Panyodi berpariasi, mulai 1/4 hektar hingga 6 hektar yang terjadi di tiga Kecaman, yakni, Kecamatan Bintan Utara, Srikuala Lobam, Teluk Sebong.
Panyodi berharap, kejadian ini harus menjadi perhatian khusus dari instansi dan aparat penegak hukum, tentunya kebakaran ini tidak bisa dianggap lumrah dan biasa saja.
“Mari kita sama-sama menjaga wilayah lingkungan kita jadi kondusif,”pungkasnya.
Pengirim: Agus Ginting





























