Home Karimun Kapal Dihantam Gelombang, Tim SAR Berhasil Selamatkan 3 Orang di Karimun

Kapal Dihantam Gelombang, Tim SAR Berhasil Selamatkan 3 Orang di Karimun

PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.CO.ID, Karimun – Sebuah Kapal KM. Putra Pantai Solop dengan kapasitas mesin GT 5 yang dinahkodai Rusli, beserta Anak buah kapal (Abk) sebanyak tiga orang, Pada Jumat (1/11/2019) dini hari, mengalami laka laut di perairan Pulau Pisang perbatasan Indonesia dan Malaysia pada titik kordinat 01°12.30. U – 103°24 T.

Proses evakuasi dilaksnakan oleh tim SAR gabungan Lanal TBK beserta Satpolairud Polres Karimun dan Basarnas Karimun.

Kapal naas milik H. Surip asal Sei. Guntung
Berlayar dari Batu Pahat Malaysia ke Tembilahan Riau.

WhasApp

Danlanal Tbk, Letkol laut (P) Catur Yogiantoro, melalui Pjs.Danposal Leho
Tanjungbalai Karimun Letda Laut (P) Hendriyono saat di konfirmasi oleh wartakepri.co.id menjelaskan Kronologis Pada Senin (28/10/2019), KM. Putra Pantai Selop berangkat dari Tembilahan Provinsi Riau dengan tujuan Batu Pahat Negara Malaysia dengan muatan 8 ton gula merah dan 2 ton Jahe selamat sampai ke tujuan Batu Pahat Negara Malaysia.

“Dan kembalinya KM. Putra Pantai Solop berangkat dari Batu Pahat Negara Malaysia dengan tujuan sungai Guntung Tembilahan Provinsi Riau, Pada Kamis (31/10/2019),” ujarnya.

Lebih lanjut, Perwira TNI-AL yang pernah menjabat sebagai Pauropslat tersebut mengutarakan bahwa Pada Jumat (1/11/2019), sekira pukul 00.34 Wib korban menghubungi istrinya bernama Rina Astuti.

Akan tetapi tidak dijawab, setelah pukul 00.45 Wib, istri korban kembali menghubungi Syamsul Bahri, akan tetapi sudah tidak aktif lagi Selulernya.

“Atas kejadian tersebut di laporkan ke Lanal Tbk dan Sat Polairud Polres Karimun, dan diteruskan kepada Basarnas Karimun, Pukul 03.00 Wib Kasat polairud yang mendapati info lebih awal dan langsung menuju ke laut atas dasar titik kordinat yang sudah ditentukan oleh Basarnas kemudian disusul oleh tim Sar Lanal TBK serta Basarnas Karimun,” terang perwira asal Jakarta ini.

Sementara itu, dari Keterangan salah satu korban korban, Rusli (45), Pada Kamis Sekira pukul 22.00 wib kapal berada diposisi perairan pulau pisang yang sedang mengalami cuaca buruk (angin barat) dengan haluan kapal tidak terkendali, sehingga berakibat kapal dalam posisi tergenang.

“Air semakin banyak lalu tengelam, para Abk yang ada diatas kapal menyelamatkan diri dengan cara pegangan di haluan kapal dan dibantu 6 drigen kosong, dan terapung selama 8 jam,” kata nahkoda kapal yang berhasil selamat tersebut.

Ungkap Rusli, Sekira pukul 06.00 Wib Korban ditemukan oleh kapal pesiar dalam keadaan terapung dilaut dan diselamatkan oleh kapal pesiar tersebut. Lalu para Korban di evakuasi ke kapal pesiar dan mendapat perawatan medis dari crew kapal pesiar.

“Para korban diserah terimakan dari Kapal pesiar kepada Komandan kapal Maritim Malaysia, dan selanjutnya Korban di jemput oleh Speed Sat Polairud Karimun dan dilaksnakan serah terima korban dari Komandan kapal Maritim Malaysia Atas Nana Letnan Maritim M. Izwan Bin Rahmat kepada Bapak Kasat Polairud Karimun Iptu Sahata Sitourus,” imbuhnya.

Seluruh korban dapat di evakuasi dengan selamat oleh tim gabungan dan melaksanakan pengwalan korban menuju Karimun.

AMA

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O