Polsek Lubuk Baja Ciduk Pelaku Pecah Kaca di DC Mall, Padahal Baru Keluar Penjara



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id,BATAM – Polsek Lubuk Baja berhasil Mengungkap kasus tindak pidana pecah kaca di halaman parkir DC Mall Lubuk Baja Batam. Pelaku diciduk sehari setelah melakukan aksi pecah kaca.

Polisi berhasil mengamankan satu orang pelaku pecah kaca berinisial (E) Alias Asep yang berada di parkiran DC Mall Lubuk Baja Kota Batam, pada Rabu (13/11/2019).

Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo mengatakan Kasus pertama yang diamankan polsek Lubuk Baja, yakni kasus pecah kaca yang meresahkan masyarakat, pelaku diciduk sehari setelah melakukan kejahatan pecah kaca tersebut.

“Bahkan pelaku berinisial (ER) ini baru seminggu keluar penjara, ia kembali beraksi di halaman parkir DC Mall. Namun aksi pecah kaca nya kembali diciduk tim buser polsek Lubuk Baja,” kata Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo didampingi Kasatreskrim Polresta Barelang Andri Kurniawan Kamis (28/11/2019) di Polsek Lubuk Baja.

Tidak hanya itu, Lanjut Kapolresta pelaku juga menggasak tas dalam mobil yang berisikan uang RP 1,5 juta. Selanjutnya tas tersebut dibuang pelaku setelah mengambil uang yang ada didalam tas.

“Akibat dari perbuatan pelaku, korban rugi hingga jutaan rupiah. Adapun barang bukti berhasil diamankan yakni pecahan kaca,”pungkasnya.

Sementara dari kronologi kejadian, menurut keterangan korban, pada hari Rabu 13 November 2019, sekira pukul 19 30 wib saat korban dan keluarga datang DC Mall dengan mengendarai mobil setelah sampai, mobil diparkirkan di TKP DC Mall lalu korban bersama keluarga masuk ke dalam Mall dengan tujuan jalan jalan dan belanja.

Kemudian, selang beberapa jam kemudian, pukul 20.00 WIB korban pada saat itu ingin pulang dan ketika berjalan menuju TKP saat itulah korban mangetahui kaca mobilnya telah pecah, setelah dicek ternyata ada barang yang hilang,”terangnya.

Belum sampai seminggu pelaku keluar dari penjara, akhirnya pelaku (E) Alias Asep kembali masuk ke jeruji besi dengan kejahatan pecah kaca.

Atas perbuatannya, Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,”tutupnya.(*)

Tulisan : Taufik Chan



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA