KSOP Karimun Gelar Apel Kesiapan Angkutan Laut Jelang Natal dan Tahun Baru

269

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Menjelang perayaan hari Natal 2019 dan tahun baru 2020 (Nataru), Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun pada rabu (18/12/2019), menggelar apel kesiapan Angkutan laut.

Pada pelaksanaan kegiatan yang di pimpin langsung oleh Kepala KSOP Tanjungbalai Karimun Junaidi tersebut, turut serta di hadiri seluruh Stakeholder dan Instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Junaidi menyampaikan kepada seluruh stakeholder dan operator armada angkutan laut agar mengutamakan keselamatan dalam pelayaran, terlebih mengingat cuaca saat ini sangat ekstrim.

“Penyelenggaraan Nataru diharapkan dapat berjalan dengan selamat, aman dan nyaman, dimana Kesiapan Ditjen Perhubungan Laut telah dimulai sejak beberapa waktu lalu, yang ditandai dengan adanya uji praktik kelayakan laut kapal penumpang,” Ujarnya.

Junaidi juga mengatakan bahwa untuk memastikan seluruh armada kapal yang akan melayani angkutan Nataru memenuhi
persyaratan kelautan, selain bersamaan dengan penyelenggaraan Angkutan laut Natal dan Tahun Baru, kegiatan pemantauan dan pengendalian lintas dan angkutan laut melalui Posko Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 terhitung sejak tanggal 18 desember 2019 hingga 8 Januari 2020.

“Terkait dengan hal tersebut, saya meminta
kepada para seluruh stakeholder dan instansi terkait lainnya bekerjasama dan bersinergitas dengan baik guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh penumpang,” ungkapnya.

Kata Junaidi, untuk mengurangi terjadinya penumpukan penumpang, Selain hal yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kesiapsiagaan penunjang lainnya, baik sarana maupun prasarana pelabuhan.

“Termasuk pelayanan tiket berbasis elektronik
atau e-ticketing yang menjadi satu
terobosan Ditjen Perhubungan laut guna
mengantisipasi lonjakan penumpang dan praktik percaloan tiket,” terangnya.

Junaidi menyebut pada periode Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Pemerintah memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 1,84 % atau 1.191.786 penumpang dibandingkan Angkutan natal Sedangkan untuk lonjakan penumpang, di prediksi terjadi pada tanggal 21 Desember 2019.

“Dengan kondisi tersebut tentunya harus diantisipasi dengan penyediaan sarana angkutan taut yang andal dan
memadai. Adapun jumlah armada
angkutan laut yang siap melayani masyarakat
sebanyak 1.293 kapal dengan kapasitas angkutan sebanyak 3.415.838 penumpang,” Jelas Pria yang tidak lama lagi akan berpindah tugas ke Pelabuhan Tanjung emas Semarang Jawa Tengah ini .

Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, Kepala KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun sendiri mengajak agar seluruh operator kapal dapat segera mendeteksi adanya kemungkinan lonjakan penumpang serta melakukan koordinasi dengan Instansi terkait.

Selain dari pada itu, Junaidi mengimbau kepada seluruh penumpang agar membawa barang-barang bawaan
dengan manifest tidak melebihi kapasitas angkut, termasuk para petugas sebagai regulator harus selalu meningkatkan pengawasan dan menegakkan aturan keselamatan pelayaran tanpa kompromi. Misalnya terjadi kondisi cuaca buruk, Syahbandar melakukan penundaan keberangkatan kapal.

AMA

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA