Home Karimun Jajaran Polsek Meral Gelar Kegiatan Dengan Para Tokoh Agama dan Masyarakat

Jajaran Polsek Meral Gelar Kegiatan Dengan Para Tokoh Agama dan Masyarakat

Grand Mercure Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Bertempat di ruang data Polsek Meral, pada Sabtu (21/12/2019), Jajaran Polsek Meral menggelar kegiatan Bersembang Cerite Kamtibmas Polsek Meral dengan para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta Tokoh Pemuda se-Kecamatan Meral.

Pelaksanana Kegiatan Besembang Cerita Kamtibmas di pimpin langsung oleh Kapolsek Meral AKP. Doddy Santosa Putra dan di dampingi oleh Kanit Binmas Aiptu. Agus Warsito dan Kanit Intelkam Aiptu. Amzil Fahmi.

Kegiatan ini berdasarkan undangan Kapolsek Meral dengan Nomor : B / 311 / XII / HUK.10.1 / 2019 tanggal 18 Desember 2019 Perihal Undangan Bersembang Cerite Kamtibmas Polsek Meral.

Hadir pada kegiatan yang kedepannya akan menjadi agenda rutin tersebut, para Tokoh Masyarakat yang ada di Kecamatan Meral, diantaranya Ketua FKDM Kabupaten Karimun, Raja Jafar, Anggota FKDM dan Sekretaris LAM Kecamatan Meral Zuraini, Ketua APK Abinsar, Melayu Raya sektor Meral Bambang dan Ronal,
Ketua Pameral Jhohanes Pitter, Humas Pameral Maruli, Ketua DPD Persatuan Indonesia Timur Mansyur Witak, Ketua Baran Bersatu Edi Ruzal, Penasehat PSMTI Kecamatan Meral Heliyanyi (Acam Liem), Tokoh Masyarakat Meral Raja Iskandar, Ketua FKUB Meral Zulkifli Yung, Senkom Sarmani dan Rahmatullah, Ketua Sencom Rahmatullah serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Meral Dedi.

Salah satu Tokoh Masyarakat Meral, Raja Iskandar menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan dan inovasi sekaligus program yang di selenggarakan oleh Kepolisian tentang Bersembang Cerite Kamtibmas khususnya diwilayah Hukum Polsek Meral dengan para Tokoh yang dapat hadir pada hari ini.

“Dengan adanya hal seperti ini kita dapat mengetahui dan bisa menyampaikan setiap situasi yang terjadi di lingkungan kita masing-masing, selain itu juga akan bersama-sama akan mencari solusi jalan keluarnya,” katanya.

Lebih Lanjut, Raja Iskandar juga menyampaikan bahwa, jika diperlukan kita bentuk Forum ini agar kedepan kegiatan yang serupa dapat di laksanakan kembali, dan menjadi agenda rutin.

“Bahwa saya sendiri pribadi, selaku Tokoh Masyarakat Meral juga mendapatkan gangguan kamtibmas yang mana rumah yang saya tempati pernah di datangi atau di ketuk oleh orang yang tidak dikenal dini hari sekira pukul 01.00 WIB, sehingga dapat di sampaikan bahwa lingkungan yang terletak di kampung Padi sudah berjalan ronda pos kamling,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan dari Secom Ustad Rahmatullah menuturkan bahwa, Sebagai warga yang baik kami selaku tokoh masyarakat akan menjaga situasi kamtibmas yang aman.

“Temuan kami bahwa banyak anak-anak remaja yang melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan norma aturan dan norma agama, terlebih dalam menghadapi malam tahun baru 2020, saya selaku Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat sudah merencanakan kegiatan pengajian dan perlombaan agama di lingkungan wilayah tempat tinggal kita, dengan tujuan agar para anak-anak remaja ini dapat mengisi kegiatan secara positif dan bermanfaat sekaligus memberikan imbauan juga kepada para Tokoh yang hadir agar inovasi ini dapat juga dijalankan di lingkungannya masing-masing,” pintanya.

Selain itu juga Ustadz Rakhmatullah mengatakan bahwa menghadapai perayaan imlek nantinya memohon kepada PSMTI dapat menghargai satu sama lainnya.

“Agar dapat mengatur jadwal permainan petasan dan mercon supaya tidak menggagu aktifitas Ibadah Agama lainnya,” imbuhnya.

Ketua PSMTI Meral, Heliyanto atau Acai Lim mengungkapkan bahwa, Setiap tahunnya secara terus menerus rapat atau koordinasi tetap dilaksanakan dengan tujuan untuk evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan dan akan di laksanakan.

“Sebagai Penasehat PSMTI yang dituakan di Kecamatan Meral meminta kepada Kapolsek Meral agar dalam perayaan Imlek yang menggunakan petasan dapat di kawal dan di batasi dengan tujuan agar situasi tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Lebih lanjut Heliyanto meminta agar izin untuk menjual petasan di dasari dengan aturan dan peraturan yang berlaku, jika diperlukan jangan ada petasan pada saat perayaan imlek nantinya. Selain dari pada itu Tata tertib lalu lintas perlu di awasi pada saat malam pergantian tahun baru.

“Menurut kami bahwa Kecamatan meral yang terdiri dari berbagai macam budaya dan etnis tersebut selama ini sudah sangat rukun dan kita tidak mau adanya pihak pendatang yang berbuat sesuatu hal yang dapat memecah belah sinergritas yang selama ini telah terjalin dengan baik.” ujarnya.

Sambungnya, pada Perencanaan pembangunan rumah duka di kampung baru meral agar semua pihak dapat mendukung ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat secara umum, karena rumah duka yang ada pada saat ini berada di lingkungan yang sangat padat dengan akses jalan yang sangat sempit.

“Adanya perencanaan Krematorium oleh Yayasan dengan alasan lahan Pemakaman yang sudah tidak memadai lagi,” katanya.

Lain halnya yang disampaikan oleh Zulkifli Yung Ketua FKUB Meral menyampaikan bahwa, adanya tempat pengobatan dari etnis tionghoa yang mengganggu ketertiban umum.

“Selain itu juga tempat Gereja di belakang tempat bersalin Dr. Ridwan diwilayah lingkungan Baran Timur yang belum memiliki izin, dan saya selaku FKUB belum pernah di mintai tanda tangan untuk pembanguan rumah ibadah,” ujarnya.

Dengan adanya beberapa masukan dan saran dari Para Tokoh Masyarakat yang hadir tersebut, Kapolsek Meral AKP. Doddy Santosa Putra menuturkan agar dapat menampung dan menjawab beberapa pertanyaan dan saran yang telah disampaikan ini.

“Terkait masalah kegiatan kedepannya, seperti yang telah di sampaikan oleh masing-masing Tokoh, bahwa kita akan saling bekerja sama dan akan kita agendakan pertemuan-pertemuan berikutnya yang menyangkut pelaksanaan kegiatan masyarakat,” pungkasnya.

Selain itu juga Kapolsek Meral mengatakan dengan permintaan para undangan yang hadir dengan kegiatan bersembang cerite kamtibmas akan lebih kita tingkatkan kedepannya, dan terkait masalah petasan pihak Polsek Meral sendiri akan melakukan upaya-upaya koordinasi baik kepada pemerintah setempat, maupun Stakeholder yang ada di Kecamatan Meral.

“Kemudian mengenai perencanaan rumah duka dan rencana akan di buatnya Krematorium pihak Polsek sendiri akan selalu berkoordinasi kepada pemerintahan, dan para tokoh masyarakat serta warga setempat agar dalam perencanaannya tersebut tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” imbuhnya.

AMA

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL