Polemik Taksi Online dan Taksi Konvensional, Uba Ingan Minta Gubernur Kepri Tidak Acuh

24

WARTAKEPRI.CO.ID, BATAM – Anggota DPRD Provinsi Kepri Uba Ingan Sigalingging menanggapi perihal taksi online dan taksi konvensional hingga kini belum ada solusi pasti dari pemprov kepri.

“Hampir dua tahun ini kita melihat bersama bahwa belum ada memberikan jawaban terutama kedua belah pihak, maka ini terus menjadi polemik yang tidak bisa terselesaikan,” ujar Uba Ingan Sigalingging, Anggota DPRD Kepri kepada Wartakepri.co.id Kamis (9/1/2020) di seputaran Batam Centre.

Uba meminta kepada pihak terkait agar serius dalam mengurus izin dalam pelayanan taksi online. Agar tidak lagi terjadi kisruh yang kian hari semakin tidak ada titik penyelesaian.

Ditegaskannya, Kalau memang surat ini benar sudah ditujukkan ke Gubernur, seharusnya ini menjadi fokus dalam mempertanyakan ke Pemprov nya. Kenapa hingga kini belum ada penyelesaiannya. Harus peduli dan tidak acuh.

Menurut Politisi Hanura ini, jangan hanya dibiarkan saja, tetapi terus difollow up, termasuk juga kepala daerah dalam hal ini Walikota Batam juga jangan pernah kata bosan dalam mengurus penyelesaian konflik antar taksi online dan taksi konvensional ini.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

Sebab, lanjut Uba, Seorang pimpinan itu ada wewenang dalam mengambil langkah, tidak harus semata sudah bosan dalam pengurusan ini, nah ini tidak bagus.

Anggota Komisi III DPRD Kepri ini berharap khususnya Gubernur Kepri agar memiliki kewenangannya dalam mengatasi permasalahan supaya mendesak dinas perhubungan untuk proses lebih cepat.(Taufik Chan)

Komentar Anda

Polling Bakal Pasangan Calon Gubernur Kepri Periode Agustus 2020

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH