Trending di Korea Selatan, Video Jenazah ABK Kapal Asal Indonesia Dibuang ke Laut, Dieksploitasi 18 Jam Kerja – WartaKepri
1,216 views

Trending di Korea Selatan, Video Jenazah ABK Kapal Asal Indonesia Dibuang ke Laut, Dieksploitasi 18 Jam Kerja

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.CO.ID, Jagat maya tengah dihebohkan oleh salah satu vlog milik Jang Han Seol, dengan nama channel Korea Roemit yang baru diunggahnya pada hari ini, Rabu (6/05/20).
Didalam Vlog tersebut ia menjelaskan bahwa video mengenai sebuah berita dari stasiun televisi milik Korea Selatan, MBC, menjadi trending nomor 5 di Youtube.

Sayangnya, video yang trending tersebut memberikan kabar kurang mengenakkan. Didalam video tersebut dijelaskan mengenai WNI yang berstatus sebagai ABK salah satu kapal milik China yang membeberkan perlakuan tidak manusiawi para pekerja China.

Didalam video tersebut dijelaskan bahwa ABK kapal bernama Ari (24 tahun) awalnya terlihat sakit dengan gejala kaki kram, disertai tubuh yang membengkak. Satu bulan setelahnya, pria tersebut meninggal dunia. Tidak lama, terdapat sebuah video yang memperlihatkan anggota kapal membuang jasad pria tersebut ketengah laut saat kapal tengah berjalan.

Diketahui bahwa ternyata pekerja Indonesia tidak diperbolehkan meminum air mineral. Hanya anggota kapal yang berasal dari China saja yang dapat meminum air mineral.
Lalu apakah yang diminum ABK yang berasal dari Indonesia? Mereka hanya diperbolehkan meminum air laut yang sudah disaring. Selain itu, mereka juga dipekerjakan selama 18 jam perhari, dan memiliki waktu istirahat selama 6 jam termasuk makan dan tidur.

Dari penjelasan, ABK kapal dari Indonesia juga tidak diberikan gaji yang cukup. Mereka hanya diberikan gaji sekitar 100 ribu perbulan.

Dilansir melalui Kompas, penyiar memaparkan bahwa setiap staf kapal bekerja di lingkungan yang mirip dengan perbudakan. Pengacara dari Pusat Hukum Publik Kim Jong-cheol menyatakan ada eksploitasi dan pengaturan yang mengikat mereka.

Banyak masyarakat yang menyayangkan hal tersebut. Belum diketahui secara pasti bagaimana kelanjutan kasus tersebut.

Sumber:  Kompas.com dan Channel Youtube Korea Roemit

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA