Warga Karimun Tenggelam Setelah 10 Hari Akhirnya Jenazah Ditemukan di Perbatasan Laut Singapura

3016

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Keluarga menyambut kedatangan korban laka laut yang terjadi pada Senin (8/6/2020) lalu, di perairan Angop Pulau Nipah, hingga ke perbatasan Negara Singapura, tiba di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Setibanya di pelabuhan, jenazah yang diduga merupakan Syaid Kadar Jailani (37) warga RT 01, RW. 02, Pulau Parit 2 Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun tersebut menggunakan kapal SB. Superamin, Sabtu (20/6/2020), pukul 14.00 WIB, langsung dibawa ke Pulau Parit 2 untuk segera dikebumikan oleh pihak keluarga.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan menjelaskan bahwa, pada Selasa 16 Juni 2020 pukul 17.30 WIB, berdasarkan informasi dari Muhammad Helfi Bin Hamid, salah seorang Investigator Officer Maritime Investigation Branch Police Coast Guard, Polres Karimun melaksanakan pengambilan Kartu Tanda Penduduk (KTP), passport serta foto copy Kartu Keluarga (KK) terkait penemuan mayat Warga Negara Indonesia (WNI), atas nama Syaid Kadar Jailani di perairan Singapura.

“Selanjutnya Polres Karimun mengirimkan data detail Inafis Polres Karimun terkait sidik jari Syaid Kadar Jalani kepada Investigator Officer, Maritime Investigation Branch Polive Coast Guard, sebagai data pembanding terhadap penemuan mayat Syaid,” terangnya.

Selanjutnya kata Adenan, Polres Karimun melaksanakan pengambilan sampel darah terhadap R. Zahara (56), warga RT.03 RW.06 Pulau Parit, Tanjungbalai Karimun sebagai orang tua perempuan, hal ini tentunya berdasarkan identifikasi awal celana dalam yang dikenakan oleh korban.

“Berdasarkan informasi pemulangan jenazah Syaid Kadar Jalani yang ditemukan di perairan Singapura, dari Irvan Buchari, sebagai Kordinator Fungsi Protokol dan Konselor Perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura yang menyatakan bahwa, penyebab kematian Syaid Kadar Jailani tidak dapat dipastikan karena telah terjadi dekomposisi,” imbuhnya.

“Berdasarkan keterangan dari Sam Cheong, Senior Technical Officer, Forensic Medicine Division, HSA bahwa berdasarkan pemeriksaan post mortem pada hari Jumat, 12 Juni 2020, tidak ada indikasi jenazah terjangkit Covid-19,” paparnya.

Sementara itu, salah satu kerabat korban, Basri (60), mengapresi serta menyampaikan ucapan terimakasih terhadap kinerja Kepolisian, dalam hal ini Kapolres Karimun terkait pengiriman data sidik jari dari Warga Negara Indonesia yang diduga sebagai pemilik identitas dari mayat yang ditemukan terapung di Perairan Singapura pada tanggal 11 Juni 2020 silam.

“Selain itu juga ucapan terimakasih kepada KBRI yang ada di Singapura, serta seluruh pihak yang telah membantu kepulangan jenazah korban laka laut, sehingga jenazah Almarhum Syaid Kadar Jalani sampai ke Pulau Parit,” ujarnya.

Basri Berharap, mudah-mudahan Allah SWT yang akan membalas sesuatu yang telah dilakukan seluruh pihak yang telah membantunya.

“Sejak hilang hingga diketemukannya sekitar sepuluh hari, dimana empat hari setelah tenggelam lalu hanyut hingga ke Singapura, dimana seluruh data-datanya sudah memenuhi persyaratan, ” kata Basri.

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND