Sidang Komisi II DPRD Batam, Sahat P Tambunan Tegaskan Untuk Tera Ulang Meteran Konsumen

288
Sahat P Tambunan
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Sahat P Tambunan meminta pihak bright PLN Batam menyampaikan ke masyarakat soal amanat undang-undang terkait tera ulang. Pasalnya dalam Undang-Undang itu sudah sangat tegas menyatakan, wajib tera dan tera ulang merupakan keharusan.

“Keputusan Menteri Perdagangan tahun 1998 juga sudah menerangkan, bahwa waktu tera ulang itu 10 tahun. Sedangkan untuk tera ulang itu harus disampaikan terbuka kepada pelanggan atau konsumen,”terang Sahat P Tambunan Kamis (23/7/2020) Siang di Komisi II DPRD Kota Batam.

Menurutnya, pembahasan ini terkait melonjaknya tarif listrik di Batam, dengan alasan tidak dilakukan pencatatan berhubung karena Covid-19, jadi, pencatatan meteran tidak harus ketemu orang banyak.

“Kita inginkan adanya tera ulang agar tidak menjadi beban bagi masyarakat disaat baik itu bayar listrik maupun air, sudah tidak ada lagi yang menjadi masalah,”tutur Sahat.

Ia juga menegaskan, kepada PLN Batam agar menggunakan teknologi yang terintegrasi dalam pencatatan, tanpa merampas hak rakyat. Ini tagihan listrik pelanggan atau masyarakat bayar pakai uang, jadi Bright PLN Batam jangan main kira-kira dalam menghitung meteran listrik ke masyarakat.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“Saya kira untuk saat ini masyarakat harus perlu mendapat pemahaman dari bright PLN Batam terkait tera ulang ini,”tukasnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga mengungkapkan, jika tidak diberlakukan secepatnya tera ini, otomatis masyarakat yang mau bayar listriknya bisa mengira-ngira juga.

Sementara tagihan listrik ditentukan sendiri, masyarakat dipaksa membayar sejumlah uang tarif pemakaian hingga berkali-kali lipat. Ini menjadi pembahasan kita tadi komisi II DPRD Kota Batam.

Untuk itu, Sahat berharap kepada pihak bright PLN Batam, agar ini menjadi perhatian serius yang mana sesuai dengan aturan undang-undang tera meteran pelanggan supaya masyarakat atau pelanggan tidak dirugikan,”tutupnya.(*)

Tulisan:Taufik Chaniago

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN