Penasaran Berapa Tarif Kencan dengan Artis Vernita Syabilla, Ini Kata Penyidik

389
Foto Tribunlampung

WARTAKEPRI.co.id – Manajer Vernita Syabilla benarkan bahwa perempuan bernisial VS yang diamankan kepolisian Polda Lampung adalah Vernita Syabila. Awak media mencoba menghubungi kontak yang ada di Instagram Vernita yang tertulis sebagai manager.

Manajer Vernita Syabilla hanya membalas via chatting Whatsapp setelah awak media beberapa kali mencoba menelfon namun tak diangkat. Manajer Vernita tak menyebutkan namanya, ia hanya menjawab pertanyaan awak media seputar kabar yang beredar tentang Vernita Syabilla.

“Iyaa benar (Vernita Syabila),” kata manajer Vernita Syabilla dihubungi via Whatsapp, Rabu (29/7/2020).

Terkait kondisi Vernita saat ini, sang manajer tak bisa menjelaskan kepada awak media. ” Saya nggak bareng dia,” lanjutnya.

Begitu awak media menanyakan namanya baik lewat chat maupun telfon, manajer Vernita tak merespon.

Tarif Kencan

Rasa penasaran masyarakat tentu mengenai berapa nilai atau tarif sekali kencan dengan sang artis VS. Namun polisi belum dapat menyimpulkan adakah keterlibatan I, M, dan VS dengan jaringan prostitusi online yang melibatkan artis Hana Hanifa di Medan.

“Belum tahu itu. Masih pengembangan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rezky Maulana, Rabu (29/7/2020).

Soal tarif, Rezky tak menampik banderol VS tidak jauh dengan artis-artis lainnya. Seperti diketahui, sejumlah artis yang pernah terlibat prostitusi online memasang tarif puluhan hingga ratusan juta untuk sekali kencan.

“Kira-kira ya segitu,” imbuhnya.

Saat ini artis VS dan dua terduga muncikari masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polresta Bandar Lampung. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya seusai penggerebekan di sebuah kamar hotel berbintang di Bandar Lampung, Selasa (28/7/2020) malam.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya mengatakan, ketiganya masih diperiksa intensif oleh penyidik. Polisi juga belum menetapkan status ketiganya.

“Sabar, masih didalami (keterangan) oleh penyidik,” ungkap Yan Budi Jaya.

Sementara Kasat Reskrim Kompol Rezky Maulana belum bisa memberi keterangan lebih lanjut mengenai penangkapan I, M dan VS. Dia memberikan kesempatan bagi penyidik untuk mendalami keterangan dari ketiganya dalam jangka waktu 1×24 jam.

Namun ia tak menampik bahwa I, M, dan VS ditangkap karena terlibat kasus prostitusi online. “Dugaan mengarah ke situ (prostitusi online). Lebih jelasnya setelah diperiksa penyidik,” jelasnya.(*)

Sumber : tribunnews

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND