TNI AD Bersinergi bersama BC Amankan 3.636 Rool Bahan Tekstil Ilegal

365
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Jajaran Kodam I Bukti Barisan bersinergi dengan Kanwil DJBC Khusus Kepri pada Minggu (16/8/2020), berhasil mengamankan 3.636 rol bahan tekstil ilegal dengan nilai barang mencapai Rp. 13 miliar 635 juta, serta merugikan negara sebesar Rp. 6 miliar 704 juta, di wilayah Tanjung Gading Kepulauan Meranti.

Penegahan tersebut bermula ketika pada 18 Juli 2020 lalu, Kanwil DJBC Khusus Kepri berhasil menangkap satu unit KM CH Jaya Bersama diperairan sungai Kampar, dengan muatan berupa tekstil sebanyak 952 rol tanpa dilindungi dokumen Kepaneanan yang di duga berasal dari Batu Pahat Malaysia.

“Setelah dilakukan pendalaman serta penyidikan lebih lanjut, serta pemeriksaan para saksi, analisa dan juga oleh informasi intelijen atas penegahan tersebut, didapati informasi bahwa sebagian para pelaku beserta barang bukti lainnya masih disimpan di Tanjung Gadai,” terang Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJBC Khusus Kepulauan Riau, Agus Yulianto, Rabu (19/8/2020) saat gelar konferensi pers.

Selanjutnya, kata Agus pada tanggal 16 Agustus 2020 Kanwil DJBC Khusus Kepri bersinergi bersama Detasemen Polisi Militer Kodam I Bukit Barisan, melakukan pemeriksaan, penggeledahan sekaligus penyitaan.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“Sehingga ditemukan tujuh titik bangunan tempat penimbunan tekstil, serta satu lokasi yang berada didalam hutan, selain itu telah di temukan juga barang bukti berupa tekstil sebanyak 2684 rol dan juga beberapa boks sparepart mobil,” imbuhnya.

Saat ini seluruh barang bukti diamankan di Kanwil DJBC Khusus Kepri untuk dilakukan pemeriksaan, penelitian dan pendalaman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah menyatakan, Kodam I BB selalu bersinergi meminimalisir dalam hal ini (penyelundupan), guna mencegah jalur-jalur tikus.

“Artinya jalur-jalur yang digunakan para penyelundup untuk memasukkan barang-barang ilegal,” ungkapnya

Berakhirnya suatu kegiatan penyelundupan tersebut, ujar Irwansyah pihaknya berinisiatif untuk menguatkan sinergitas dengan Kanwil DJBC Khusus kepri.

“Terlebih pada tempat titik-titik yang menjadi transit penyelundupan barang-barang ilegal ini,” paparnya.

Irwansyah juga mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk berperan aktif agar dapat menyampaikan informasi-informasi terkait kasus penyelundupan barang ilegal tersebut.

“Yang jelas kami dari TNI selalu mendukung, kalau memang terdapat tindakan ilegal di lingkungan masyarakat segera ditindak dan dilaporkan,” katanya.(*)

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN