Kolonel Inf Ucu Yustiana Jadi Viral Karena Jenderal Purn Gatot Nurmantyo, Ternyata Pernah Tugas di Kepri

1406
Kolonel Ucu Yustiana1
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kolonel Inf Ucu Yustiana menjadi Viral karena bikin Heboh diacara Jendral Gatot Nurmantyo. Perwira menengah ini ternyata lama bertugas di Wilayah Kepri, Komandan Raider 134 Tuah Sakti di Kota Batam juga menjadi Dandim di Kabupaten Natuna. Saat ini, Ucu Yustiana menjadi Komandan Kodim 0504/Jakarta Selatan dan menjadi sorotan saat berhadapan dengan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan sejumlah purnawirawan TNI lainnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Muncul berita tentang insiden pengadangan yang terjadi Rabu kemarin, 30 September 2020 di depan TMP Kalibata itu sempat menjadi polemik. Bagaimana tidak, ada seorang prajurit TNI yang berani menghadang dan berdebat dengan jenderal purnawirawan TNI berpangkat bintang empat itu secara terbuka di tempat umum.

Secara garis komando dalam Korps TNI mungkin Kolonel Inf Ucu Yustiana dapat dianggap tidak menghormati seniornya karena berupaya mengadang kegiatan yang dilakukan oleh mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan para purnawirawan TNI lainnya.

Namun belakangan diketahui, ternyata Dandim O504/JS itu hadir tidak dalam konteks menghadang Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan rombongan untuk menziarahi makam para pahlawan pada momentum 30 September itu.

Kedatangan Kolonel Inf Ucu Yutisna datang dan sempat beradu argumen dengan mantan Panglima TNI agar melaksanakan ziarah ke makam para pahlawan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penyebaran virus COVID-19 yang saat ini tengah menghantui masyarakat Indonesia.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya siapa sosok Kolonel Inf Ucu Yustiana yang memiliki nyali cukup besar untuk berdebat dan berhadap-hadapan dengan mantan Panglima TNI itu.

Karier Kolonel Inf Ucu Yustiana

Kolonel Inf Ucu Yustiana ternyata merupakan pejabat baru di Kodim 0504 Jakarta Selatan. Dia secara resmi mengggantikan Komandan Kodim 0504/Jakarta Selatan Sebelumnya, Kolonel Arh Tony Aris Setyawan pada tanggal 7 Juli 2020 lalu. Itu artinya dia baru memimpin Kodim Jakarta Selatan hampir tiga bulan lamanya.

Sebelum menjabat sebagai Komandan Kodim 0504/JS, Kolonel Inf Ucu Yustiana berkantor di Cilodong, Markas Pasukan Infanteri Kostrad TNI AD. Dia dipercaya menduduki posisi Asren Kasdivif 1 Kostrad dibawah komando Panglima Divisi Infanteri I Kostrad, Mayor Jenderal TNI Dedy Kusmayadi.

Divisi Infanteri 1 Kostrad adalah Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI AD yang dibentuk secara khusus dan berkedudukan di bawah Panglima TNI.

Tugas pokok pasukan ini sebagai penindak awal terhadap troubel spot yang terjadi di wilayah tertentu untuk melaksanakan operasi berdiri sendiri atau membantu komando operasional lainnya baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) atau Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Divisi Infanteri 1 Kostrad telah berperan penting dalam berbagai operasi diantaranya adalah Operasi Seroja Timor-Timor, operasi penumpasan GAM di Aceh dan penumpasan OPM di Papua. Selain melaksanakan tugas operasi di dalam negeri, Divisi Infanteri 1 Kostrad juga disegani kiprahnya dalam berbagai misi perdamaian dunia dalam naungan PBB, baik dalam hubungan pasukan yaitu kontingen Garuda, maupun secara perorangan.

Sebelum menjabat sebagai Asren Kasdivif 1 Kostrad, Kolonel Inf Ucu Yustiana juga sempat menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti pada tahun 2015-2016. Saat ini Batalyon Infanteri 134/Tuah Sakti berubah nama menjadi Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang bermarkas di Kepulauan Riau, Batam.

Sebagai mantan Komandan Batalyon Infanteri Khusus Raider 134, tentunya Kolonel Ucu memiliki pengalaman yang tidak sedikit di dunia militer. Batalyon Infanteri Khusus Raider merupakan pasukan pemukul cepat TNI AD yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.

Batalyon Infanteri Raider merupakan pasukan khusus yang biasa diturunkan dalam operasi militer perang maupun operasi militer selain perang. Batalyon Raider Khusus memiliki kemampuan bertempur di darat maupun di laut, karena disposisi pasukan yang tersebar di pulau-pulau terluar di Indonesia wilayah Kepulauan Riau.(*/viva)

Editor : Dedy Suwadha

Dandim Letkol Ucu Yustiana dan Wabup Natuna Berbagi Berkah Ramadhan

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN