Anggota DPRD Kota Batam Bobi Alexander akan Prioritaskan Normalisasi Drainase di Kavling Senjulung

161
Anggota DPRD Batam Bobi Alexander

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Menanggapi keluhan masyarakat terkait masalah banjir yang terjadi beberapa hari terakhir di Kaveling Senjulung, Lurah Kabil bersama tokoh masyarakat menggandeng Dinas PU Kota Batam dan Anggota DPRD Kota Batam Bobi Alexander Siregar melaksanakan normalisasi drainase, pada Jum’at (2/10/2020).

Normalisasi ini dilakukan di dua lokasi berbeda yakni di RW 09 dan RW 10 Kaveling Senjulung, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa yang kerap menjadi langganan banjir disaat musim penghujan tiba. Dalam kesempatan ini, Anggota DPRD Kota Batam Bobi Alexander Siregar mengatakan, normalisasi yang dilakukan guna mengantisipasi banjir yang kerap terjadi di wilayah Kaveling Senjulung.

“Usaha tetap akan kita lakukan yang terbaik bagaimana agar permasalahan banjir ini dapat kita atasi. Bukan tidak ada kepedulian Pemerintah Kota, Pemerintah Kota selalu peduli terhadap masalah banjir karena menjadi skala prioritas,” ujar Bobi.

Sebelumnya, normalisasi telah dilakukan namun banyaknya material-material yang ikut hanyut oleh derasnya aliran air disaat hujan membuat drainase di dua lokasi tersebut menyempit kembali.

Harris Day Batam

Satu alat berat Long Am atau biasa disebut ekskavator berasal Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam dikerahkan dalam normalisasi kali ini.

Dijelaskan Bobi, Program ini tidak akan mungkin harus normalisasi terus dan ini sudah yang ke dua kali, normalisasi berlaku dalam kondisi darurat, namun pada akhirnya ini harus dibuat drainase yang permanen.

“Pembangunan drainase permanen memakan anggaran yang cukup besar, dana pokir Dewan tidak akan cukup menanggulanginya,” ujarnya.

Akibat pandemi Covid-19 ini, pengerjaan drainase sempat tertunda, dan pihaknya berharap agar perekonomian Batam khususnya semakin membaik dan mudah-mudahan kedepannya dapat teratasi semuanya.

“Harus dan wajib (drainase) ini normal, belum bisa dikatakan bebas banjir kalau masih dalam bentuk normalisasi. Harus dibuat parit permanen. Oleh karena itu, mari bersama-sama kita perduli terhadap lingkungan kita ini dan semoga dengan turunnya alat ini, masyarakat kita tidak lagi mengalami kebanjiran,” terangnya.

Hal senada disampaikan oleh Lurah Kabil, Safaat, bahwa pihaknya menilai Pemerintah Kota Batam merespon cepat dalam menanggulangi permasalahan banjir ini.(kb)

Editor : Dedy Suwadha

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN