Wartawan TV One Kena Pukul Saat Liput Aksi Demo UU Omnibus Low di Kantor DPRD Kepri

591
wartawan Televisi TV One, Chairullah

WARTAKEPRI.co.id – Tanjung Pinang – Salah seorang wartawan Televisi TV One, Chairullah yang akrab dipanggil Irul, menjadi korban pemukulan saat meliput aksi demo Undang-undang (UU) Omnibus Low Cipta Kerja di kantor DPRD Propinsi kepri, Dompak. Rabu, (08/10)

Irul sudah mengenakan kartu tanda anggota (KTA) saat melakukan liputan, dan sangat jelas KTA itu tergantung di leher.

Irul selaku Media televisi TV One itu mengatakan dirinya dipukul disaat dirinya sedang fokus menyoroti pembubaran aksi demo ratusan mahasiswa oleh pihak kepolisian.

Irul menjelaskan , pada saat fokus mendokumentasikan kondisi kejadian, punggung sebelah kanan saya tiba – tiba dipukul pentongan kayu. merasa tak tahan rasa sakit, saya terpaksa mengambil tempat yang aman untuk melihat kondisi yang terpukul.

Ia tidak mengetahui persis siapa pelaku pemukulan pada dirinya, dikarenakan suasana kondisi saat itu memang sedang ricuh,

“Saya menduga pemukulan tersebut dilakukan oknum polisi. karena saat saya fokus menyorot aksi, di belakang saya ramai Polisi,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Irul diberi perawatan oleh team medis Klinik DPRD Kepri, karena ia mengalami luka memar yang juga menimbulkan pendarahan kecil.

Atas insiden ini, kejadian ini menjadi cerita kelam bagi setiap wartawan yang sedang peliputan aksi demo yang kerap terjadi..

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal yang bertugas menjaga keamanan demo di DPRD Tanjungpinang, meminta maaf jika benar bahwa anggotanya memukul wartawan yang melakukan liputan.

Namun, dirinya menganggap bahwa hal itu diluar kendali, karena kondisi pada saat itu sangat ricuh.

“Jika memang ada kita minta maaf, karena diluar tadi ricuh sekali. Nanti kita memperdalam,” pungkasnya.(Agus Ginting)

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN