Dua Paslon Bupati Karimun Sepakat Ciptakan Pilkada Aman dan Damai

329
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Pasangan Petahana Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim dengan slogan (ARAH), bersama penantangnya, yakni pasangan Iskandarsyah beserta Anwar Abubakar dengan jargon (Bersinar), keduanya bersepakat untuk menciptakan Pilkada Karimum tahun 2020 yang aman dan damai, serta kondusif diwilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Hal ini diungkapkan kedua pasangan calon yang akan memperebutkan kursi jabatan beberapa waktu yang lalu, seusai KPU Kabupaten Karimun menggelar debat perdana bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang digelar di lantai 7 hotel Aston, Minggu (25/10/2020), pukul 20.00 WIB.

Pasangan petahana Aunur Rafiq menegaskan agar pesta demokrasi Pilkada Karimun tahun 2020 ini jangan sampai dikotori dengan hal-hal yang tidak baik dan tidak terpuji.

“Saya pribadi bersama pasangan menghimbau kepada tim-tim relawan koalisi partai politik, mari kita memberikan kecerdasan kepada seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Kata Rafiq, menghimbau agar mampu membangun pola pikir masyarakat untuk memilih pemimpin dengan baik dan benar, ikhlas, serta bebas sesuai dengan program-program yang telah dijanjikan oleh para kandidat pasangan calon.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“Dan tentunya kita berharap, pada Pilkada Karimun tahun 2020 ini dapat berjalan dengan baik, dimana tidak ada yang menang, tidak ada yang kalah, dan pada akhirnya yang memenangkan adalah seluruh masyarakat kabupaten karimun itu sendiri,” harapannya.

Menurutnya sebagai kandidat yang nantinya siapa saja yang menang tidak akan melakukan intimidasi-intimidasi kepada siapapun yang memilih maupun yang tidak memilih.

“Kami akan memberikan pembelajaran kecerdasan, berfikir yang baik, untuk masa-masa yang akan datang, dan semoga saja Kabupaten Karimun akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang nantinya akan dapat membawa Kabupaten Karimun sebagai sebuah negeri yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang menjadi dambaan dan impian seluruh masyarakat yang selaras antara kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya, subur dan makmur, namun tidak lupa untuk bersyukur,” paparnya.

Sementara itu, pasangan pesaingnya Ing Iskandarsyah beserta Anwar Abubakar dengan jargon (Bersinar), menyatakan bahwa, kalau mengkritisi terkait kinerja itu tidak ada masalah, seperti beberapa waktu yang lalu saat dirinya menggelar video Telekonferensi bersama dengan Menteri Dalam Negeri dan juga KPU Pusat.

“Yang terpenting adalah fakta dan data, dan tentunya tidak hoak, oleh karena itu menurut saya tetap saja fokus pada program dan jangan sampai bermain ke personaliti (kepribadian), dan itu ungkap Bapak Menteri Dalam Negeri diperbolehkan,” ujar Ing Iskandarsyah.

Dimana menurutnya, ketika Petahana (Incumbent) kurang berhasil dalam membangun suatu wilayah, seyogyanya untuk dikritik sebagai pejabat publik, tentunya kritik membangun.

“Dan saya berpikir di Karimun sendiri merupakan hal-hal yang biasa-biasa saja dan hal yang lumrah, dan jangan sampai dibawa ke dalam hati, dan kami berdua dengan pasangan mengarahkan kepada para pendukung tidak boleh hoak, tidak boleh menyerang personaliti, waspada terhadap adu domba, dan jika terjadi sesuatu segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib,” paparnya.

Ing iskandarsyah menambahkan, Pilkada ini merupakan pesta rakyat, dan hal yang biasa dengan hiruk pikuk yang terjadi di lapangan, karena negara sudah mengeluarkan dana sebesar Rp. 35 Miliar, guna mencari pemimpin Kabupaten Karimun yang terbaik, terlebih mengahadapi pandemi COVID-19 ini.

“Mubazir, sayang sekali jika dana sebesar itu tidak dimanfaatkan dengan baik untuk memilih pemimpin Karimun untuk lima tahun kedepan, dan InshaAllah Kabupaten Karimun sendiri akan aman-aman saja dan kondusif,” pungkasnya. (aziz)

Komentar Anda

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN