KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun memperingati Hari Jadi ke-198 pada 1 Mei 2026 dengan rangkaian kegiatan sederhana namun penuh makna, yang menitikberatkan pada nilai religius dan pelestarian budaya lokal.
Kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Mubarak, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral. Acara diawali dengan shalat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan sambutan dari zuriat atau perwakilan Tumenggung Kesultanan Riau-Lingga serta sambutan Bupati Karimun, Iskandarsyah.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, ziarah makam zuriat dan sarapan bersama.
Selain itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun juga menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati hari jadi tersebut di Balai Rong Sri, Sekretariat DPRD Karimun.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grendy Regel Tuerah, mengungkapkan, pihaknya turut melibatkan pelajar dalam peringatan ini.
Sekolah tingkat SMP dan SMA diminta menggelar kegiatan “pesta rakyat” yang dikemas dalam bentuk video berdurasi 1,5 hingga 3 menit.
“Video tersebut nantinya akan diikutsertakan dalam lomba dan ditutup dengan ucapan selamat Hari Jadi ke-198 Karimun,” terang Grendy, Rabu (29/4/2026).
Ia menambahkan, teknis dan persyaratan lomba akan segera diumumkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Sementara itu, untuk kegiatan tambahan di luar lingkungan sekolah, pemerintah daerah masih akan melakukan rapat lanjutan bersama Bupati dan Sekretaris Daerah, dengan rencana pelaksanaan pada 9 Mei 2026,” ujarnya.
“Dalam rangka memeriahkan hari jadi, masyarakat dan instansi pemerintah juga diimbau untuk memasang umbul-umbul serta ucapan selamat di lingkungan masing-masing,” tambah Grendy.
Lebih lanjut, Grendy berharap sejarah penetapan 1 Mei sebagai Hari Jadi Karimun dapat didokumentasikan secara tertulis dan disusun menjadi buku.
Hal ini diharapkan menjadi sumber pembelajaran dalam kurikulum muatan lokal di sekolah, sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda terhadap sejarah daerahnya
“Peringatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan sejarah dan budaya Karimun,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis































