WARTAKEPRI.co.id – Sosok Rashda Diana, istri Din Syamsuddin bukanlah orang sembarangan, cucu pendiri Pondok Pesantren Gontor.
Din Syamsuddin dan Rashda Diana resmi menikah.
Kabar pernikahan Din Syamsuddin dibagikan oleh Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah, Ma’mun Murod, Minggu (3/12/2020) hari ini, lewat akun Twitternya, @mamunmurod_.
Mamun mengatakan Din Syamsuddin dan Rashda Diana resmi menikah hari ini pukul 09.00 WIB di Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.
“Maaf, ada ralat. Karena terbawa suasana libur, kemarin seharian di rumah, saya pikir Ahad, ternyata Sabtu haha.
Info yang benar, Prof Din Syamsuddin menikah pagi ini, Ahad, 3 Januari 2021, jam 09.00 di Pesantren Gontor dengan Dr Rashda Diana,Lc. MA., cucu pendiri Pesantren Gontor.”
Mamun pun mengaku ikut merasa bahagia.
Ia juga mendoakan pernikahan itu.
“Saya tentu turut berbahagia. Tidak mudah menjadi istri tokoh yang super sibuk.
Lantas siapakah Rashda Diana?
Ia merupakan cucu pendiri Pondok Pesantren Gontor, KH Imam Zarkasyi.
Dikutip dari litapdimas.kemenag.go.id, ia lahir di Ponorogo, 5 Mei 1973.
Dalam situs Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas), tertulis jabatan sebagai lektor di bidang keilmuan Syariah dan Ilmu Hukum.
Ia mengajar di Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo.
Diketahui, namanyatertulis di situs unida.gontor.ac.id sebagai staf pengajar.
Ia mengajar Sekolah Banding Fikih.
Rashda berhasil menyelesaikan disertasinya yang berjudul Pelembagaan Politik Negara modern Al-Mawardi pada Sabtu, 29 Juni 2019.
Sidang promosi doktor digelar di Ruang Sidang Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Mengutip unida.gontor.ac.id, sidang tersebut dihadiri:
1. Ketua Yayasan Universitas Darussalam (Yayasan Perguruan Tinggi Darussalam), Drs M Akrim Mariyat, Dipl. A. Ed.
2. Rektor UNIDA Gontor, Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.
3. Wakil Rektor UNIDA Gontor, Dr Setiawan bin Lahuri dan Dr Hafidz Zaid, M. A.
4. Dosen UNIDA Gontor, keluarga, dan undangan.
Rashda Diana merupakan alumnus Fakultas Syariah Islamiyah Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Ia kemudian menempuh pendidikan S2 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta program studi Pemikiran Jurusan Hukum Islam.(*)
Sumber: wartakota