Diduga Rasis ke Natalius Pigai, Bareskrim Polri Tetapkan Ambroncius Nababan Tersangka, Berikut Profilnya

Ambroncius Nababan dan Mabes Polri
Ambroncius Nababan dan Penyataan dari Pihak Mabes Polri
PKP Online

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Bareskrim Polri resmi menetapkan Ambroncius Nababan sebagai tersangka kasus dugaan tindakan rasisme kepada eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan penetapan tersangka itu setelah dilakukannya pemeriksaan terhadap Ambroncius sebagai saksi pada kemarin hari dan lima saksi ahli, diantaranya ahli pidana dan bahasa.

Setelah itu, kata Argo, pihak kepolisian langsung melakukan gelar perkara pada hari ini yang dipimpin oleh Karo Wasidik Bareskrim Polri, dan diikuti oleh, penyidik Siber Bareskrim Polri, Propam Polri, Itwasum Polri dan Divkum Polri.

“Kemudian setelah gelar perkara hasil kesimpulam gelar perkara adalah menaikan status atas nama AN menjadi tersangka,” kata Argo saat jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/1).

Setelah dijadikan tersangka, Argo menyebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk melakukan penjemputan kepada Ambroncius Nababan. Hal itu dilakukan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

“Kemudian tadi setelah jadi tersangka, tadi sore penyidik Siber Bareskrim menjemput yang bersangkutan, dan sekitar jam 18.30 yang bersangkutan dibawa ke Bareskrim Polri. Saat ini jam 19.40 WIB sudah sampai di Bareskrim Polri. Selanjutnya penyidik akan lakukan pemeriksaan kepada AN sebagai tersangka,” ujar Argo.

Atas perbuatannya, Ambroncius disangka melanggar Pasal 45a ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 Perubahan UU ITE dan juga Pasal 16 Juncto Pasal 4 huruf b ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan juga Pasal 156 KUHP.

“Ancaman di atas 5 tahun,” ucap Argo.

Berikut Profil Ambroncius Nababan

Ambroncius Nababan merupakan Ketua Relawan Profesional Jaringan Mitra Negara (Projamin). Ambroncius merupakan mantan calon legislatif (caleg) dari Partai Hanura. Namun Sekjen Partai Hanura Gede Pasek Suardika menyebut Ambroncius Nababan sudah tidak aktif di Partai Hanura.

“Selama saya jadi sekjen, tidak pernah bertemu beliau aktif di Hanura lagi. Beliau lebih aktif sebagai Ketua Umum Projamin, ormas pendukung Jokowi. Kalau lihat klarifikasi, seragamnya juga pakai seragam Projamin dan berwarna merah,” kata Pasek kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Dalam dokumen Daftar Hidup Bakal Calon Anggota DPR di KPU, Ambroncius Nababan tercatat bergelar doktorandus. Dia lahir di Tarutung, Sumatera Utara (Sumut) pada 5 Juli 1957.

Ambroncius Nababan menyelesaikan pendidikan S1-nya di Universitas Sumatera Utara (USU) pada 1988. Dalam daftar riwayat organisasi, tertera Ambroncius pernah menjabat sebagai Ketua DPC SOKSI Medan baru (1977), Ketua Baladhika Karya Medan (1998), Koordinator Daerah Sumut Partai Hanura (2009), Ketua Umum DPP LKTR Hanura (2013).

Selanjutnya, dalam daftar riwayat kerja, Ambroncius pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah Yayasan Anugerah Abadi (2003), Branch Manager di PT Capella (1998), General Manager Indomarine Tech (2012), dan Dirut PT Asimetris Art (2013).

Dalam dokumen data pribadinya, Ambroncius juga menuliskan daftar penghargaan yang pernah diraihnya, yakni Pola Kimia Pokok USU, Seminar Periklanan Indonesia, TOP Profesional Award 2003 dan Seminar Parta Hanura. Dia juga menerakan daftar riwayat perjuangan mulai dari membentuk DPP/DPD/DPC LKTR Hanura di seluruh i Indonesia, menjadi caleg DPR Sumut Dapil I Partai Hanura pada 2009 dan saksi TPS 1, Babura, Medan, Sumut di tahun yang sama.(*)

Sumber : Humas Polri/Detik
Editor : Dedy Suwadha

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel