Moya Indonesia Holding, Berikut Profil 8 Perusahaan yang Sudah Kembangkan di Indonesia

3939
Moya Indonesia
Moya Indonesia Holding, Berikut Profil 8 Perusahaan yang Sudah Kembangkan di Indonesia

WARTAKEPRI.co.id – Moya Indonesia Holding (Moya) melalui anak usahanya yaitu PT Moya Indonesia, Acuatico Pte Ltd dan OBOR Pte Ltd telah mengembangkan delapan Sistem Penyediaan Air Minum (“SPAM”) di Indonesia sekaligus mengoperasikannya.

Mereka antara lain adalah PT Moya Bekasi Jaya, PT Moya Tangerang, PT Aetra Air Jakarta, PT Aetra Air Tangerang, PT Acuatico Air Indonesia, PT Air Semarang Barat, PT Traya Tirta Cisadane, dan PT Tirta Kencana Cahaya Mandiri.

Mitra utama dalam investasi pengembangan “SPAM” adalah pemerintah Kota/Kabupaten dan provinsi maupun PDAM di Indonesia. Tujuan kemitraan adalah dalam upaya membantu percepatan pengembangan “SPAM” di setiap wilayah kerjasama.

Honda Capella

MOYA hadir untuk menjadi mitra terpercaya penyedia air minum dengan pelayanan teknis terpadu yang memberikan solusi berkualitas dan sistem yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, untuk memberikan pelayanan air minum terbaik bagi masyarakat Indonesia.

MOYA juga hadir untuk menerapkan prinsipprinsip Tata Kelola Perusahaan secara benar untuk memberikan hasil yang terbaik bagi semua pemangku kepentingan.

MOYA juga mengaplikasikan teknologi yang modern yang berprinsip pada pendekatan budaya lokal, dan diharapkan MOYA dapat memberikan solusi yang tepat, beretika dan mengedepankan kerjasama kemitraan yang bersahabat dengan lingkungan.

1. Aetra Air Jakarta.
PT Aetra Air Jakarta bertanggung jawab untuk mengelola, mengoperasikan dan memelihara sistem penyediaan air bersih dengan kapasitas produksi 10.500 liter/detik serta melakukan investasi dengan wilayah operasionalnya meliputi sebagian Jakarta Pusat, sebagian Jakarta Utara dan seluruh Jakarta Timur. Total pelanggan sampai Desember 2017 sebanyak 445.442 dengan cakupan layanan sebesar 61,97%.

2. PT. Traya Tirta Cisadane
PT. Traya Tirta Cisadane didirikan pada tanggal 26 Februari 2014 merupakan perusahaan nasional yang mengadakan kontrak kerjasama dengan Perusahaan PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang untuk mengoperasikan dan memelihara instalasi pengolahan air minum Cisadane Serpong dengan kapasitas 3,300 liter/detik.

3. TKCM Tirta Kencana Cahaya Mandiri
PT Tirta Kencana Cahaya Mandiri adalah perusahaan yang bekerjasama dengan PDAM Tirta Kerta Raharja didirikan untuk rehabilitasi dan peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Minum Cikokol, termasuk operasi dan pemeliharaan instalasi selama 15 tahun dengan kapasitas 1.275 liter/detik, dan saat ini sedang dalam proses penambahan menjadi 1.575 liter/detik.

4. PT Moya Bekasi Jaya
Melalui kerjasama antara PT Moya Bekasi Jaya dengan PDAM Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi, dengan bentuk kerjasama BOT (Build Operate Transfer) yang terletak di Tegal Gede Cikarang, Kabupaten Bekasi, saat ini mempunyai kapasitas produksi 1.450 liter/detik dan dilengkapi juga dengan teknologi UF (Ultrafiltration) yang merupakan instalasi UF yang terbesar di Indonesia saat ini.

5. PT Moya Tanggerang.
PT Moya Tangerang saat ini mendistribusikan air bersih ke Kota Tangerang serta Bandara Internasional Soekarno – Hatta. Total kapasitas yang dimiliki saat ini adalah 1.000 liter/ detik, dan sedang dibangun sebesar 1.000 liter/detik diperkirakan bulan Mei 2021 akan beroperasi, sehingga tahun 2021 akan beroperasi dengan kapasitas 2.000 liter/detik. Proyek ini juga mencakup instalasi jaringan pipa hingga bulan September telah dipasang ± 643 km, dari total rencana 898 km.

6. PT Acuatico Air.
Pada tahun 2013, PT Acuatico Air Indonesia (”AAI”) mulai menyediakan air di Kawasan Rasuna Epicentrum yang merupakan kawasan bisnis seluas 35 hektar. Penyediaan air di kawasan ini menggunakan saluran dan jaringan distribusi mandiri. AAI saat ini memiliki Instalasi Pengolahan Air dengan kapasitas 85 liter/detik.

7. Air Semarang Barat Proyek.
SPAM Semarang Barat merupakan Proyek KPBU, di mana Moya mendapatkan mandate dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang. ASB sudah memasuki masa konstruksi pada 2019 dengan kapasitas produksi IPA sebesar 1.000 liter/detik. Konstruksi di perkirakan akan selesai dalam waktu 2 (dua) tahun. ASB berkeyakinan bahwa dengan periode kerjasama selama 25 (dua puluh lima) tahun setelah selesainya periode konstruksi, ASB akan menambah rasio cakupan layanan (service coverage ratio) di Kota Semarang, khususnya di wilayah Semarang Barat.

8. PT Aetra Tangerang
PT Aetra Air Tangerang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki kapasitas pengolahan air sebesar 900 liter/detik untuk melayani masyarakat di delapan kecamatan di Kabupaten Tangerang. Proyek Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) ini menjadi proyek KPS di bidang air minum pertama yang yang berhasil diwujudkan di Indonesia dan hingga juli 2019 telah melayani 548.946 jiwa.(*)

Editor : Dedy Suwadha

FANINDO