Azizah Asal Anambas Mewakili Indonesia dengan Karya Tulisa Berjudul Puisi 1000 Guru Asian

298
Azizah Asal Anambas Wakili Indonesia, Karya Tulisannya Berjudul Puisi 1000 Guru Asian

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Azizah SPd seorang Guru di Sekolah Dasar (SD) 003 Desa Piabung Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas sudah go Internasional, karena mewakili Indonesia bersama guru guru se Asia Tenggara dalam karya tulis berbentuk Buku.

Buku yang di tulisnya berjudul “Puisi 1000 Guru Asian” Azizah di daulat untuk mewakili Indonesia ke ajang Internasional, suatu kebanggaan bagi Kabupaten Kepulauan Anambas atas predikat yang di peroleh Azizah, Guru asal Kabupaten Kepulauan Anambas ini.

Hasil karyanya saat ini sudah diakui dan mendapatkan rekor Muri pada tahun 2018 silam, tidak hanya Puisi Seribu (1000) Guru Asian saja yang sudah di tulisnya Pantun Nasehat Seribu (1000) Asean yang di tulis pada 10 Maret 2021 sama sama juga mendapatkan rekor muri, dan saat ini buku tersebut juga sudah resmi di pajang di Perpustakaan Nasional yang berada di Jakarta.

Sebagai seorang guru Azizah tak pernah berhenti untuk terus menularkan karya-karya yang tertuang dalam kertas yang diukir dengan pena. Bahkan wanita berhijab ini telah mengukir karya terbarunya yang akan rilis pada tahun 2021 berjudul ” Kumpulan Pantun Budaya Indonesia”

“Saat ini saya juga sudah menyiapkan Buku tunggal khusus hasil karya pribadi saya yang berjudul Kumpulan Pantun Budaya Indonesia, saya persembahkan khusus Untuk Kabupaten Kepulauan Anambas,”ungkap Azizah.

Saat ini, ia mengaku telah menerbitkan Buku berjudul Kumpulan Pantun Mutiara Budaya Indonesia. Buku setebal 493 halaman itu telah dirilis di Kota Batam pada tanggal 26 Desember 2020 silam juga mendapat Rekor Muri. Ia menambahkan bahwa selain menulis buku Pantun, dan Puisi, dirinya juga menulis, Cerpen Esai serta Artikel.

Azizah mencurahkan kisahnya hingga bisa mencapai rekor Muri ini tidak terlepas dari seniornya yang berada di Kecamatan Palmatak Kepulauan Anambas, Pak Sisworo Gautama Putra yang saat itu menjabat sebagai Ketua PGRI di Kecamatan Palmatak.

“Itulah awal saya berkiprah, dan ini terus berlanjut saat bertemu dengan Asrizal Nur beliau adalah seorang Budayawan asal Indonesia yang mempunyai Rumah Seni bernama “Asnur”, akhirnya saya dapat menuangkan ide dan pikiran dalam sebuah buku yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat, Alhamdulillah sudah ada beberapa karya yang saya buat dan di rilis saat ini telah beredar dimasyarakat,”tuturnya.

“Saya berharap kedepan, untuk membudayakan literasi di Kepulauan Anambas, selain itu juga saya berharap agar guru guru di daerah ini, lebih banyak menulis Buku, agar bisa memotifasi Mahasiswa dan Generasi muda untuk lebih giat dalam berkarya”. harapnya sambil mengakhiri.(Rama).

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

PKP HIMALAYA