Puluhan Warga Kundur Utara Laporkan Terduga Pembakar Lahan, Polisi Gercep ke TKP

Beberapa perwakilan warga Kundur Utara memberikan keterangan kepada penyidik di ruang unit Tipidter Satreskrim Polres Karimun. (Foto : Istimewa)
PKP Online

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Lahan milik warga Kecamatan Kundur Utara yang terbakar pada bulan Februari 2021 lalu, akhirnya dilaporan ke Polres Karimun, Senin (3/4/2021).

Laporan warga tersebut bertujuan mencari titik terang penyebab kebakaran besar yang terjadi pada Jumat (26/2/2021).

Hal ini berdasarkan laporan dengan surat bernomor LP-B/40/V/2021/Kepri/SPKT/Polres Karimun/Polda Kepri tentang dugaan perkara pembakaran hutan dan lahan.

Pada kebakaran lahan tersebut yang menghanguskan puluhan hektar lahan serta kebun, terletak di Kelurahan Tanjung Berlian Kota dan Desa Sungai Ungar Utara, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.

Beberapa perwakilan warga Kundur Utara memberikan keterangan kepada penyidik di ruang unit Tipidter Satreskrim Polres Karimun.

“Laporan warga kita sudah diterima. Besok polisi akan turun ke lokasi,” kata kuasa hukum warga yang merupakan pengacara dari LBH Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Paham) Indonesia cabang Kepri, Eka Satyadi.

Eka mengatakan, warga menduga ada orang yang melakukan pembakaran, sehingga merembet ke lahan lainnya.

“Warga tidak menuduh, akan tetapi ada orang yang melakukan pembakaran setelah membersihkan lahan kebunnya, waktunya dekat dengan kebakaran hari Jumat atau dimana api mulai tampak besar dan menjalar ke lahan warga lainnya,” ujar Eka.

Kemudian lanjut Eka, setelah terjadi kebakaran besar, orang tersebut juga langsung menghilang, bahkan rumahnya pun tertutup.

“Maka dari itu dugaan warga semakin kuat terhadap terduga,” ungkapnya.

Saat ditanya mengapa warga baru membuat laporan beberapa bulan setelah kejadian. Eka menyebut sebelumnya warga telah mendapatkan kabar jika orang yang diduga membakar lahan tersebut telah diamankan oleh pihak Kepolisian.

“Jadi asumsi warga bahwa terduga pembakar lahan sudah ditangani polisi. Tapi ternyata selanjutnya tidak ada kabar lagi setelah itu,” pungkasnya.

Dengan adanya upaya warga Kundur Utara membuat laporan ke Polres Karimun, berharap kasus kebakaran hutan dan lahan tersebut dapat segera terungkap.

“Warga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. Kalau untuk yang memberi kuasa ke kami ada 22 warga. Tapi untuk jumlah keseluruhan warga yang terbakar lahannya di atas 70 orang. Total lahannya di atas 70 hektar,” paparnya.

Aman

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel