Rocky Gerung Angkat Suara Masuknya TKA Asal Tiongkok ke Indonesia

Rocky Gerung
Rocky Gerung

HARRIS BARELANG

WARTAKEPRI.co.id – Rocky Gerung menyoroti masuknya kembali Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok ke Indonesia.

Rocky Gerung mengatakan, Pemerintah Indonesia sudah saatnya untuk mengevaluasi hubungan politik dengan Tiongkok, termasuk soal TKA.

Pasalnya, menurut Rocky Gerung, TKA Tiongkok yang dikirim untuk bekerja di Indonesia bisa saja merangkap sebagai intelijen negara.

Apalagi TKA Tiongkok itu, menurut sang pengamat politik tersebut, masuk ke wilayah-wilayah potensial untuk menghasilkan keuntungan ekonomi.

“Itu (TKA Tiongkok) ada semacam perintah ideologi,” ujar Rocky Gerung, dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Minggu, 9 Mei 2021.

“Tenaga Kerja Tiongkok itu harus merangkap sebagai intelijen negara,” sambungnya.

Menurut Rocky Gerung, hal itu telah menjadi tradisi negeri Tiongkok sejak era Deng Xiaoping dari dasawarsa 70an hingga dasawarsa 90an.

“Itu sudah ditanamkan bahwa ‘kita (Tiongkok) sembunyikan ambisi kita, kita tunggu momentum,” kata Rocky Gerung.

“Itu doktrin dalam kebijakan luar negeri Tiongkok,” lanjutnya.

Oleh karena itu, yang masuk bukan hanya sebagai TKA, tapi juga sebagai intelijen Tiongkok.

“Jadi selalu orang menganggap yang masuk bukan sekedar TKA, tapi juga intelijen,” tutur Rocky Gerung.

Selain itu, menurut Rocky Gerung, hal yang sama juga bisa terjadi pada pengusaha asal Tiongkok.

“Pengusaha Tiongkok pasti jadi intelijen negara, karena bank Tiongkok itukan mensponsori habis-habisan bab pembangunan di negara-negara Arab, Afrika itu dengan maksud geopolitik,” ucap Rocky Gerung.

“Jadi sekali lagi, Indonesia harus tahu bahwa investasi Tiongkok itu selalu investasi dalam kerangka strategi geopolitik,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, pada Sabtu, 8 Mei 2021, sebanyak 157 warga negara Tiongkok tiba di Indonesia.

Warga asal Tiongkok itu akan bekerja sebagai TKA Tiongkok di perusahan strategis multi nasional di Morowali, Sulawesi Tengah.

Kedatangan mereka itu menghebohkan masyarakat Indonesia.

Pasalnya TKA Tiongkok itu datang ketika warga Indonesia dilarang mudik dan juga tingginya angka pekerja yang diberhentikan atau PHK.(pikiran rakyat)

FANINDO

Honda Capella