Home Kesehatan Prof Ray dari Universitas Saint Louis Bersama Tim Temukan Pare Bisa...

Prof Ray dari Universitas Saint Louis Bersama Tim Temukan Pare Bisa Obati Kanker

Pare (foto net)

WARTAKEPRI.co.id – Pare sejak lama telah membantu mengobati banyak masalah kesehatan . Baru-baru ini, Prof. Ratna Ray dari Universitas Saint Louis di Missouri dan rekan-rekannya menemukan bahwa pare bisa membantu mengobati kanker .

Dilansir dari Medical News Today, Senin (7/6) dalam percobaan menggunakan model tikus, ekstrak pare efektif dalam mencegah kanker tumbuh dan menyebar. Prof. Ray dibesarkan di India, jadi dia tidak hanya akrab dengan kuliner pare, tetapi juga dengan khasiatnya.

Hal ini membuatnya penasaran, apakah pare juga memiliki sifat yang efektif untuk pengobatan antikanker. Dia dan rekan-rekannya menguji dalam studi pendahuluan menggunakan ekstrak pare pada berbagai jenis sel kanker, termasuk sel kanker payudara, prostat, kepala dan leher.

Dalam percobaan lebih lanjut menggunakan model tikus, para peneliti menemukan bahwa ekstrak pare mampu mengurangi kejadian kanker lidah. Prof. Ray dan tim mencoba mencari tahu apa yang mungkin memberi manfaat senyawa pare untuk melawan sel kanker.

BACA JUGA: Goes to Customer, BPJS Kesehatan Kumpul Virtual dengan Pelajar SMA dan SMK se-Karimun

Mereka menggunakan model tikus untuk mempelajari mekanisme interaksi ekstrak pare dengan tumor kanker mulut dan lidah. Ditemukan ekstrak pare berinteraksi dengan molekul yang memungkinkan glukosa dan lemak menyebar ke seluruh tubuh.

Dalam beberapa kasus, hal ini “memberi makan” sel kanker dan memungkinkan mereka untuk berkembang. “Semua studi model hewan yang telah kami lakukan memberikan hasil yang serupa, pengurangan pertumbuhan tumor sekitar 50%,” kata Prof. Ray.

Masih belum jelas apakah pare akan memiliki efek yang sama pada manusia atau tidak, tetapi Prof. Ray dan rekan menjelaskan bahwa, ke depan, inilah yang ingin mereka ketahui.

“Langkah kami selanjutnya adalah melakukan studi percontohan pada (orang dengan kanker) untuk melihat apakah pare memiliki manfaat klinis dan merupakan terapi tambahan yang menjanjikan untuk perawatan saat ini,” jelas Prof. Ray.(sindo)

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026