PM Alias P Pelaku Curat di Tarempa Selatan Di Amankan Polres Anambas

507

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – AKBP Syafrudin Semidang Sakti,S.I.K Kapolres Kepulauan Anambas melalui Kompol Ramses Marpaung Wakapolres Kepulauan Anambas di dampingi oleh Iptu Rifi Hamdani Sitohang,S.Sos Kasat Reskrim, Ipda Antoni,S.I.Kom.,S.H Kanit Idik I, Briptu Abdul Muchlis Hutabarat,SH.MH Banit Idik II lakukan Konferensi Pers terkait pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di jalan Soekarno Hatta nomor 15 RT 003 RW 001 Kelurahan Tarempa Selatan Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas, kegiatan Konferensi Pers tersebut berlangsung di Mako Polres Kepulauan Anambas, Kamis (28/10/2021).

Diketahui pelaku pencurian berinisial PM usia 19 tahun, PM di amankan oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Anambas karena kedapatan telah melakukan tindak pidana pencucian dengan pemberatan di sebuah Kedai Kelontong di Tarempa Selatan beberapa waktu yang lalu.

PM kerap membuat masyarakat Siantan resah, keresahan masyarakat kini terobati pasalnya PM telah di amankan oleh Satrekrim Polres Kepulauan Anambas

Honda Capella

AKBP Syafrudin Semidang Sakti,SIK Kapolres Kepulauan Anambas melalui Kompol Ramses Marpaung Wakapolres menuturkan bahwa pelaku berhasil dibekuk setelah melakukan aksinya disalah satu rumah warga di Batu Tambun Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“PM (tersangka) kita amankan karena ketahuan telah melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah korban atas nama Zulkifli yang berada di Batu Tambun Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas, ketahuannya pelaku ini melakukan aksinya dari kamera CCTV yang terpasang di rumah korban, dari itulah kita melakukan pendalaman dan akhirnya kita lakukan penangkapan terhadap pelaku,” terangnya.

Berdasarkan LP-B/12/X/2021/SPKT-Res Anambas tanggal 22 Oktober 2021 inilah uraian singkat perkara kejadian, bahwa pelapor telah tiga kali mengalami pencurian, pencurian pertama terjadi pada awal bulan September, sekitar pukul 22.00 wib, pelapor menutup kedainya dan meletakkan hasil jualan di dalam laci kedai sebesar 10 juta rupiah.

Kemudian pelapor pergi ke kamar untuk beristirahat, kemudian sekitar pukul 04.00 wib setelah pelapor selesai melaksanakan sholat subuh, pelaporan melihat pintu depan rumah dalam keadaan terbuka, kemudian pelapor memeriksa uang sebesar 10 juta rupiah yang pelapor letakkan di laci yang berada di dalam kedai sudah tidak ada lagi.

Kemudian kejadian kedua terjadi sekitar akhir bulan September sekitar pukul 22.00 wib pelapor menutup kedai dan meletakkan hasil jualan sebesar 2 juta rupiah di atas tempat tidur pelapor.

Kemudian sekitar pukul 04.00 wib setelah pelapor selesai melaksanakan sholat subuh, pelapor melihat pintu depan rumah dalam keadaan terbuka. Kemudian pelapor memeriksa uang sebesar 2 juta rupiah yang pelapor letakkan di atas tempat tidur sudah tidak ada lagi.

Pelapor juga mengecek uang celengan anaknya yang terletak di atas lemari dan uang hasil jual air galon yang diletakkan di atas kulkas sudah hilang, pelapor menghitung jumlah kerugiannya sebesar 6 juta rupiah, sehingga paginya sekitar pukul 06.00 wib pelapor langsung melapor ke Polsek Siantan. Kemudian sore harinya pihak Polsek Siantan mendatangi rumah pelapor dan memeriksa TKP.

Saat di amankan Satrekrim Polres Kepulauan Anambas PM alias P mengaku telah melakukan pencurian sebanyak empat (4) kali antaranya adalah di RSUD Tarempa, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Soekarno Hatta, dan di Jalan Soekarno Hatta.

Dalam kasus ini PM alias P disangkakan pasal 363 Ayat (1) ke-3 K.U.H.Pidana dengan ancaman pidana selama lamanya 7 tahun kurungan penjara.(Rama).

FANINDO