Presiden INAMPA Herman Harianja: Wilayah Kerja INAMPA Kepri hingga ASEAN

333

BATAM – Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Arif Toha Tjahjagama, DEA, direncanakan, Kamis (1/9/2022) siang, akan meresmikan Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Khusus Indonesian Maritime Pilots Association ( INAMPA ) Kepri dan ASEAN, yang berada di Kompleks Ruko Town House Cipta Land, Blok Tulip Nomor 33 A, Tiban Indah, Sekupang, Batam.

Acara tersebut sekaligus juga meresmikan pengoperasian Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Maccahma Dhina Hartiendspin yang mana telah mendapat ijin resmi dari Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk kegiatan Pemanduan dan Penundaaan Kapal di Perairan Batam dan sekitarnya dan telah bekerja sama dengan BP Batam dalam kegiatan operasionalnya.

“Ini merupakan bentuk kerja nyata Pengurus DPW Khusus INAMPA Kepri & ASEAN ikut serta dan berperan aktif untuk menyukseskan program Pemerintah dalam mewujudkan zero accident di sektor angkutan laut melalui kegiatan pemanduan kapal khusus di Perairan Batam, Kepri, Indonesia pada umumnya, dan perairan internasional lainnya termasuk di Perairan Internasional Selat Malaka dan Selat Singapura,” kata Ketua DPW Khusus INAMPA Kepri & ASEAN, Capt Harpin dalam pertemuan dengan awak media, Rabu (31/8/2022) siang.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut Pengurus Wilayah Capt. Rusli, M. Mar, selaku Sekretaris, Rini selaku Bendahara, dan juga Penasehat Capt Ahmad Jauhari, M.Mar, MBA, dan jajaran pengurus dan anggota Perwira Pandu lainnya.

Dijelaskan Capt Harpin, kantor yang akan diresmikan tersebut merupakan bangunan baru yang terdiri atas 4 lantai. Di mana lantai satu akan difungsikan sebagai kafe, lantai dua Kantor DPW Khusus INAMPA Kepri & ASEAN, lantai tiga kantor BUP PT Maccahma Dhina Hartiendspin, dan lantai empat difungsikan sebagai sebagai kantor Radio Pemanduan dan Penundaan Kapal, dengan berbagai perangkat pendukung lainnya.

Capt. Kivlan selaku Koordinator Pemanduan & Penundaan Kapal BUP PT Maccahma Dhina Hartiendspin mengatakan bahwa keberadaan BUP ini
sangat penting dan menjadi mitra utama Pemerintah dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut/CQ.

Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan Khusus Batam (KSOP) Khusus Batam selaku Port Authority dan juga BUP BP Batam selaku Port Management dalam hal pemberiaan jasa pemanduan dan penundaan kapal secara profesional, dan berdaya saing tinggi di Perairan Batam dan sekitarnya.

“Keberadaan BUP ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan citra Batam sebagai pusat bisnis kemaritiman di Indonesia yang berada di daerah strategis di Perairan Selat Malaka & Selat Singapura yang dilalui hampir 200 kapal setiap harinya,” ungkapnya.

Presiden INAMPA Herman Harianja: Wilayah Kerja INAMPA Kepri hingga ASEAN

Sementara, President Indonesian Maritime Pilots’ Assoiation (INAMPA), Pasoroan Herman Harianja atau yang biasa disapa dengan panggilan Herman, menyebutkan bahwa saat ini INAMPA memiliki enam wilayah regional yang diurus oleh Pengurus Wilayah atau DPW.

Yakni DPW I INAMPA berlokasi di Medan-Belawan, DPW II di Tg. Priok Jakarta, DPW III di Tg. Perak Surabaya, DPW IV di Makassar, Sulawesi Selatan, DPW V di Jakarta-Pertamina dan DPW Khusus INAMPA Kepri & ASEAN di Batam.

Herman menyebutkan rasa bangga dan salut jajaran pengurus DPW Khusus INAMPA Kepri & ASEAN yang terus bekerja keras tanpa kenal waktu untuk mewujudkan pembangunan kantor ini.

“Rasa bangga saya juga saya sampaikan atas dukungan keluarga dan teman- teman Perwira Pandu Maritim lainnya yang ada di Batam termasuk unsur stakeholders lainnya sehingga terwujudnya kantor DPW Khusus INAMPA Kepri & ASEAN,” kata Herman.

Menurut Herman, kantor DPW Khusus INAMPA Kepri & ASEAN memiliki letak yang strategis karena menghadap langsung ke Singapura.

“Ini merupakan satu-satunya kantor DPW INAMPA di Indonesia yang begitu representatif dan strategis, dengan demikian akan terus meningkatkan kredibitas dan eksistensi serta kebanggaan bagi INAMPA dan seluruh jajaran pengurus dan Anggota Perwira Pandu Maritim yang ada di Batam-Kepri serta Indonesia pada umumnya,” tutur Herman.

Fungsi dan Tugas Perwira Pandu

President INAMPA, Herman dalam presentasi kemaritimannya memaparkan peran dan tugas serta fungsi Perwira Pandu Maritim atau Maritime Pilot.

Seorang Perwira Pandu Maritim ketika melaksanakan tugas di laut dan perairan straitegis lainnya mengemban empat amanah :

1. Maritime Safety (Kesealamatan Maritim),

2. Maritime Security (Keamanan Maritim),

3. Maritime Environment Protection (Perlindungan Maritim), dan

4. Maritime Ssustainability (Keberlangsungan Sumber Daya Maritime).

Selain itu menurutnya seorang Perwira Pandu Maritim ketika sedang melaksanakan tugas, di atas pundaknya melekat ada empat Regim Hukum: 1. International Law, 2. Regional Rules and Regulations, 3. National Law, dan 4. Local Wisdom.

Dengan demikian tambahnya, seorang Perwira Pandu Maritim yang melaksakan tugas bukanlah orang sembarangan, tapi personel yang telah terdidik dan terlatih melalui beragam pengalaman dan pendidikan yang mumpuni.

“Karena tugas dan tanggung jawabnya dia harus melakukan hal-hal tersebut di atas secara profesional, mandiri dan bertanggung jawab secara penuh untuk mewujudan visi dan misi serta amanat keselamatan maritim,” kata Herman.

Herman menambahkan saat ini total Perwira Pandu Maritim di seluruh Indonesia lebih dari 1.200 orang.

Herman juga menambahkan bahwa INAMPA adalah organisasi profesi para Perwira Pandu Maritim di Indonesia dan menjadi satu-satunya organisasi profesi yang diakui oleh Pemerintah dan menjadi mitra strategis Kementerian Perhubungan cq Ditjen Perhubungan Laut. Selain itu juga mitra dari Kementerian terkait dan organisasi profesi lainnya.

Didirikan pada tanggal 11 Maret 2003 yang lalu dan tahun ini telah berulang tahun yang ke 19, dan tanggal 1 April 2022 yang lalu menyelenggarakan seminar internasional secara hybrid dengan pembicara dari Menko Bidang Kemaritiman & Investasi, Menteri Perhubungan, Kasal, Dirjen Perhubungan Laut, Ketua Asosiasi dan Profesi Kemaritiman yang ada di dalam dan Luar Negeri, termasuk Sekjen International Maritime Organisation (IMO) dari London, Inggris, Rektor World Maritime University (WMU)-salah satu Universitas Maritim di bawah naungan PBB/IMO yang berlokasi di Malmo Swedia dan pakar maritim lainnya.

Menurut Herman, ini adalah salah satu peran dan kontribusi INAMPA untuk meningkatkan literasi kemaritiman kepada seluruh stakeholders yang ada, selain peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota INAMPA yang bertugas di dalam maupun luar negeri.

INAMPA sebagai wadah resmi dan satu satunya untuk Perwira Pandu Maritim di Indonesia adalah sebagai organisasi tempat berdiskusi, berbagi pengalaman, pengetahuan, keterampilan, kolaborasi, dan sebagai wadah resmi untuk membela kepentingan anggota baik di dalam, maupun luar negeri.

Direktor BUP PT Maccahma Dhina Hartiendspin, Rini Harpin mengatakan saat ini mereka sudah memiliki infrastrutur, suprastruktur, sistem dan SDM Perwira Pandu Maritim yang professional untuk melayani Jasa Pemanduan & Penundaan Kapal di Perairan Batam dan sekitarnya.

“Dalam acara peresmian kantor kita juga akan memberikan bantuan sembako untuk anak yatim,” ungkapnya.

Dia berharap kehadiran BUP dan Kantor INAMPA Kepri & ASEAN ini akan semakin memberikan nilai tambah kepada seluruh stakeholders kemaritiman yang ada di Batam.(*)

Editor : Dedy Suwadha

Honda Capella

FANINDO