Home Berita Utama Griya Flamboyan RSJKO EHD Resmi Dibuka, Tingkatkan Layanan Kesehatan Jiwa di Kepri

Griya Flamboyan RSJKO EHD Resmi Dibuka, Tingkatkan Layanan Kesehatan Jiwa di Kepri

Griya Flamboyan RSJKO EHD Resmi Dibuka, Tingkatkan Layanan Kesehatan Jiwa di Kepri
Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan Griya Flamboyan Engku Haji Daud (foto mc kepri)
Banner DPRD Batam 2026

KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar meresmikan Gedung Griya Flamboyan di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, Tanjung Uban, pada Jumat (7/6/2024).

Peresmian ini menandai peningkatan kualitas layanan RSJKO dengan penambahan Gedung Griya Flamboyan, yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 sebesar Rp23 miliar.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan beberapa gedung rawat inap dan fasilitas pendukung di RSJKO. Saat ini terdapat empat gedung yang selesai dibangun dari dua belas gedung yang direncanakan.

“Alhamdulillah, hari ini di hadapan kita sudah selesai dibangun beberapa bangunan baik itu untuk rawat inapnya dan juga beberapa fasilitas pendukung lainnya,” ujar Gubernur Ansar.

Namun, Gubernur Ansar mengakui bahwa masih dibutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp90 miliar untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas yang masih diperlukan.

Ia berkomitmen untuk terus berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan agar RSJKO dapat memenuhi standar dan kebutuhan masyarakat.

“Memang rumah sakit jiwa dan ketergantungan obat ini wajib hadir di tiap-tiap provinsi di Indonesia. Maka saya kira ini menjadi prioritas pemerintah pusat dan pemerintah daerah kita,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pembangunan RSJKO Engku Haji Daud, termasuk Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Kepri, dan PT SBP yang menyumbangkan lahan seluas 10 hektar untuk kawasan ini.

Kehadiran RSJKO Engku Haji Daud di Tanjung Uban memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kepri untuk menyediakan layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Kepri. Sebelumnya, pasien dengan penyakit jiwa harus dirujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan di RSJ.

“Karena kalau dirujuk ke Pekanbaru itu jauh sekali, belum tentu keluarganya bisa terus menemani. Sekarang di Tanjung Uban jadi lebih dekat, tak perlu lagi sampai ke Pekanbaru,” ucap Gubernur Ansar.

Direktur RSJKO Engku Haji Daud, Dr. Asep Guntur, menyebutkan bahwa rumah sakit ini telah memiliki beragam layanan penanganan kejiwaan yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Di antaranya Assessment Terintegrasi Poliklinik Sub Spesialis Jiwa Anak & Remaja dan Telekonsultasi Jiwa Online (TEJO).

“Harapan kami dengan layanan yang sudah ada dan gedung baru ini maka RSJKO Engku Haji Daud bisa menjadi rujukan utama di Kepri untuk penanganan kejiwaan dan ketergantungan obat,” ujarnya.

WhasApp

Google News WartaKepri