
BATAM – Saat di bandara, para penumpang seringkali harus berjalan kaki cukup jauh untuk menuju gate. Mengapa hal ini terjadi? Berikut adalah jawabannya.
Dalam setiap perjalanan udara, momen perjalanan panjang menuju gate di bandara adalah hal yang hampir pasti dialami oleh setiap penumpang.
Pemandangan penumpang berjalan kaki jauh melewati berbagai toko, kafe, dan fasilitas lainnya menjadi pemandangan umum di banyak bandara besar di seluruh dunia.
Hal ini seringkali menimbulkan pertanyaan di benak para penumpang, mengapa mereka harus berjalan begitu jauh hanya untuk menuju gate keberangkatan? Ternyata, ada beberapa alasan yang mendasari penataan ruang dan desain bandara ini.
Meningkatkan Pendapatan dan Keamanan
Alexander Thome, Direktur perusahaan desain Stantec, yang banyak menangani proyek bandara di Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa setelah peristiwa 11 September, pos pemeriksaan keamanan tambahan ditempatkan di terminal yang sudah ada, yang pada dasarnya membagi terminal menjadi dua bagian.
Hal ini mengakibatkan jarak yang harus ditempuh oleh penumpang menjadi lebih jauh.
Bandara juga telah meningkatkan jumlah kios ritel dan konsesi di terminal sebagai respons terhadap maskapai penerbangan yang mengurangi layanan makanan dalam penerbangan.
Langkah ini mendorong bandara untuk menyediakan lebih banyak fasilitas di terminal yang tidak disediakan di dalam pesawat.
Bandara memperoleh pendapatan melalui dua sumber utama:
Pendapatan aeronautika, mencakup biaya yang dikenakan kepada maskapai penerbangan untuk penggunaan landasan pacu, taxiway, dan fasilitas parkir.
Pendapatan non-aeronautika, berasal dari biaya parkir, penyewaan mobil, dan sewa ritel atau iklan.
Banyaknya Pesawat Besar yang Menjadikan Bandara Memiliki Lahan Luas
Bandara berupaya meningkatkan pendapatan dari sektor non-aeronautika dengan menambah jumlah toko, restoran, dan bar.
Langkah ini diambil karena semakin banyak pelancong menggunakan transportasi massal dan layanan berbagi tumpangan, yang menyebabkan penurunan pendapatan dari parkir.
“Orang-orang sering bercanda bahwa saat ini bandara lebih mirip pusat perbelanjaan dengan pesawat terbang yang diparkir di luar,” ujar Harteveldt. “Jika Anda melihat desain bandara, sebagian besar ruang tambahan dialokasikan untuk layanan ritel.”
Pesawat yang lebih besar juga mulai digunakan untuk mengangkut lebih banyak penumpang, karena maskapai penerbangan sudah tidak mengoperasikan beberapa pesawat kecil.
Contohnya, United mengganti 200 pesawat jet regional yang lebih kecil dengan pesawat yang lebih besar. Pesawat yang lebih besar ini perlu ditempatkan lebih jauh di landasan.
Menjadi Tantangan Bagi Penumpang dan Karyawan
Bandara yang luas juga menjadi tantangan tersendiri bagi kru dan karyawan bandara yang berusaha memastikan penerbangan dapat lepas landas tepat waktu.
Beberapa bandara telah memasang rambu-rambu elektronik dengan tujuan memberikan estimasi waktu yang dibutuhkan para pelancong untuk mencapai gate atau waktu kedatangan.
Perjalanan bandara terpanjang di Amerika Serikat yaitu di Dallas Fort Worth, memiliki jarak dari pintu masuk Terminal B ke Terminal E mencapai 2,16 mil, menurut studi oleh perusahaan sepatu Kuru Footwear. Beruntungnya, bandara ini dilengkapi dengan kereta api.
Bandara Internasional Sky Harbor Phoenix memiliki “jalur kebugaran” yang memungkinkan para pelancong menikmati pemandangan gunung, taman, dan landmark kota lainnya dari selasar.
Beberapa terminal bandara baru-baru ini dibuka tanpa menyediakan jalur pejalan kaki yang memadai, menyebabkan ketidakpuasan di kalangan pelancong.
Contohnya, tahun lalu Bandara Internasional Orlando meluncurkan terminal baru senilai USD 2,8 miliar, namun tidak dilengkapi dengan jalur pejalan kaki. Akibat banyaknya keluhan dari penumpang, para pemimpin bandara kini mempertimbangkan untuk memasang jalur tersebut melalui proses pemungutan suara.
Bandara Internasional Salt Lake City juga menghadapi kritik serupa setelah membuka terminal baru pada tahun 2020.
Waktu tempuh yang bisa lebih dari 20 menit menuju gerbang keberangkatan menjadi sumber utama keluhan. Untuk mengatasi hal ini, bandara sedang membangun terowongan guna memperpendek jarak antara pos keamanan dan gerbang keberangkatan.
Apa yang Dimaksud Gate di Bandara?
Gate merupakan pintu keluar dari ruang tunggu yang mengarah ke jembatan penghubung menuju pintu masuk pesawat. Nomor gate ini juga tercantum pada boarding pass.
Apa Bedanya Terminal dan Gate?
Gate adalah titik akses bagi penumpang untuk naik atau turun dari pesawat. Setiap gate memiliki nomor tersendiri.
Terminal adalah semacam platform seperti di stasiun kereta api. Bandara di Delhi memiliki 3 terminal, dengan berbagai maskapai yang beroperasi dari terminal yang berbeda untuk penerbangan internasional dan domestik.
Dengan demikian, meskipun perjalanan menuju gate di bandara seringkali melelahkan, terdapat berbagai alasan di balik desain ini, mulai dari peningkatan pendapatan hingga faktor keamanan dan operasional bandara. (*/den)
Sumber: liputan6





























