BATAM – Kota Batam kembali mendapat peringkat 20 kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Jumat (28/6/2024).
Berdasarkan data terbaru dari situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 09.00 WIB, Jakarta berada di posisi kesembilan dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 102.
Sedangkan Batam mengikuti di posisi ke-15 dengan AQI 86. Sementara itu, Medan di Sumatera Utara juga tercatat masuk dalam peringkat 50 besar dengan AQI 71.
Kondisi Jakarta yang tercatat memiliki AQI di atas 100 menunjukkan bahwa kualitas udara di ibu kota berada dalam kategori “tidak sehat”.
Kondisi ini dapat berdampak negatif bagi kelompok sensitif seperti anak-anak dan orang dewasa dengan penyakit pernapasan. Hal ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada tumbuhan dan nilai estetika lingkungan sekitar.
Di sisi lain, Manado menonjol sebagai kota dengan kualitas udara paling baik di Indonesia pada pagi hari ini.
Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada pukul 06.00 WIB, Manado mencatat skor 20 untuk indeks kualitas udara. Ini menandakan kondisi udara yang sangat baik dengan kadar polutan yang minim.
Kehadiran Jakarta dan Batam dalam daftar ini menunjukkan pentingnya upaya bersama untuk mengurangi polusi udara di kota-kota besar, guna memastikan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat tetap terjaga.
Langkah-langkah perbaikan kualitas udara menjadi prioritas untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi masa depan. (*)
Sumber: katadata






























